Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 22 Maret 2021, 14:36 WIB
Dian Reinis Kumampung,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com — Kucing memiliki perilaku suka menandai wilayahnya dengan memberikan air urinnya. Perilaku ini tampaknya memang normal dilakukan oleh kucing, namun, bila terjadi terus-menerus hingga kucing enggan buang air kecil di kotak pasirnya, hal ini patut diwaspadai.

Jika perilaku ini terjadi lebih dari satu atau dua kali, sebaiknya kamu membawa kucing ke dokter hewan untuk memeriksakan adakah masalah kesehatan yang sedang di derita oleh si manis kesayangan.

Untuk itu, sebagai pemilik kita harus tahu, mana perilaku kucing yang wajar, mana yang tidak, termasuk perilakunya saat buang air kecil. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kucing membuang air kecil di luar kotak kotoran mereka.

Baca juga: 8 Ras Kucing yang Bisa Hidup Akur dengan Anjing

1. Menandai wilayah

Dilansir dari The Spruce Pets, Senin (22/3/2021), kucing menggunakan urin untuk menandai wilayah yang penting bagi mereka.

Kucing mencapai kematangan sosial antara usia 2 hingga 4 tahun. Saat buang air biasa kucing akan melakukannya dengan berjongkok dan mengendapkan urin atau feses pada permukaan horizontal, sementara urin untuk menandai wilayah cenderung menargetkan permukaan vertikal.

Namun, kucing dapat mengeluarkan urin pada permukaan horizontal atau vertikal. Kucing jantan adalah jenis yang paling sering melakukan penyemprotan urin.

Kucing akan menghindari kotak kotoranya jika berada di tempat yang salah. Seperti, terlalu dekat dengan makanan atau tempat tidur, jika tidak bersih, atau terkadang saat kucing harus berbagi dengan kucing lain.

Baca juga: Kenapa Kucing Takut Air? Ini Alasannya Menurut Pakar

Selain itu, bentuk kotak kotoran dan ukuran juga akan diperhatikan oleh kucing. Untuk itu, disarankan jangan memberikan kotak kotoran yang terlalu kecil pada kucing yang berekor besar.

2. Mengurangi stres

Menyebarkan bau urin sebenarnya membantu menurunkan tingkat stres kucing. Kucing menyukai rutinitas dan apa pun yang mengganggu aktivitas normalnya sehari-hari.

Selain membuang urin pada barang-barang, kucing juga suka bermain-main dengan tirai, berpatroli di sekitar jendela, dan melakukan banyak kegiatan yang tidak bisa diprediksi.

Pada musim ketika kucing liar mengalami berahi, aroma dan suaranya dapat membuat kucing dalam ruangan menjadi lebih stres dan meningkatkan perilaku mereka yang suka memberikan tanda untuk teritorialnya.

Selain itu, stres dapat memperburuk masalah medis atau perilaku kucing. Jadi, apakah masalah kucingmu berkaitan dengan masalah kesehatan atau penandaan teritorial yang ketat, program pengurangan stres akan membantu.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau