JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan zaman, kegiatan jual-beli apa pun saat ini bisa dilakukan secara online, termasuk dalam urusan membeli tanaman hias.
Sudah begitu banyak platform e-commerce maupun akun sosial media yang menjual aneka ragam tanaman hias yang mungkin ingin kamu miliki.
Tanaman hias seperti monstera, philodendron, aglanema sampai alocasia, dan masih banyak lagi bisa kamu dapatkan dengan mudah saat membeli secara online. Saat membeli secara online, kamu hanya tinggal menunggu, dan barang yang diiinginkan pun sampai di rumahmu.
Baca juga: Manfaat dan Cara Merawat Tanaman Hias Lidah Mertua
Namun, jika dibandingkan membeli secara langsung, membeli tanaman hias secara online mungkin membuatmu agak waspada dan merasa khawatir karena takut tertipu.
Apabila kamu ragu dalam membeli tanaman hias secara online, berikut saran dari Taulany, selaku pegiat tanaman hias dan pemilik dari Bullion Orchid.
"Saat membeli tanaman hias dari online seller, itu dipastikan bahwa seller ini perlu kita cek atau kita kontak. Kita cek terlebih dahulu, apabila dia punya respon yang baik, maka bisa kita tanya-tanya untuk coba meyakinkan," jelas Taulany ketika ditemui di kawasan Bojong Sari, Depok, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Saat hendak membeli tanaman hias secara online, Taulany mengimbau agar kamu perlu betul-betul memastikan bahwa seller atau toko tanaman hias online yang kamu tuju itu memang terpecaya.
Baca juga: Tips Memilih Tanaman Hias yang Tepat Sebelum Membeli
Untuk memastikan toko online tanaman hias tersebut terpercaya atau tidak, itu bisa dilakukan dengan mengikuti rekam jejaknya, apakah ada banyak ulasan dari seseorang, apakah ulasan tersebut buruk atau tidak, lalu apakah mereka kerap mengupdate foto terbaru atau tidak.
Pada intinya, seorang penjual tanaman hias secara online, khususnya yang berjualan di media sosial dikatakan Taulany harus memperlihatkan keaktifannya untuk menjajakan tanaman hias yang hendak jual.
"Kalau ada foto yang terus di-update baru, lokasi penjualannya jelas, dan dia bisa merespon chat kita dengan baik, bisa dipastikan aman. Kita gunakan fitur chatting itu untuk mencoba mendekati, tanya asal dari mana, barangnya ready apa tidak, stoknya berapa," tambah Taulany.