Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 14 April 2021, 07:28 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Microwave menjadi alat yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, apalagi saat bulan Ramadan.

Kemampuannya untuk menghangatkan makanan dengan cepat dapat menghemat waktu waktu memasak, dan mempercepat waktu persiapan makanan.

Namun, seperti yang dilansir dari Real Simple, Rabu (14/4/2021), berbeda dengan lemari es yang dapat menampung semua makanan, ada beberapa bahan makanan yang tidak boleh dimasukkan ke dalam microwave.

Baca juga: Pakai 3 Bahan Ini, Microwave Bersih Seperti Baru

Beberapa makanan, minuman, dan wadah dapat melepaskan racun, membakar, meleleh, atau bahkan meledak jika dipanggang kurang dari satu menit.

Beberapa bahkan mungkin berubah menjadi racun. Beberapa dari makanan ini cukup umum, Anda bahkan mungkin sudah memanaskannya di microwave.

Hanya karena sesuatu yang buruk tidak terjadi, bukan berarti tidak akan terjadi, jadi lindungi diri Anda dan orang lain di dapur dengan tidak memanaskan makanan dan benda ini di microwave.

1. Cabai

Cabai merah, oranye, atau hijau, mengandung senyawa yang disebut capsaicin yang memberi rasa pedas.

Baca juga: 8 Hal yang Bisa Memperpendek Masa Pakai Microwave

Saat cabai dipanaskan, terutama varietas yang sangat panas, capsaicin di dalamnya menguap ke udara tertutup microwave. Membuka pintu microwave membuat Anda terkena asap yang dapat mengiritasi dan membakar paru-paru, tenggorokan, mata, dan hidung Anda.

2. Telur rebus

Saat telur di dalam cangkang dan yang dikupas dipanaskan dalam microwave, mereka melepaskan uap. Uap tidak bisa lepas dari putihnya, sehingga tekanan terbentuk.

Saat Anda memotong, atau lebih buruk lagi, menggigit, ke dalam telur, uapnya langsung keluar. Ledakan yang diakibatkan dapat membakar Anda.

Jika Anda ingin memanaskan telur untuk salad, camilan, atau roti panggang, Anda bisa mengirisnya menjadi seperempat dan memanaskannya dengan lembut di microwave.

Jika Anda punya waktu beberapa menit, masukkan satu ke dalam secangkir air panas, dan diamkan selama 3 sampai 5 menit.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau