Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banyak Diminum untuk Buka Puasa, Tak Usah Simpan Sirup di Dalam Kulkas

Kompas.com, Diperbarui 26/03/2023, 16:19 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap bulan suci Ramadan tiba, sirop atau sirup mungkin menjadi salah satu bahan minuman yang telah kamu stok banyak di rumah.

Sirop sendiri menjadi minuman yang paling ramai dikonsumsi oleh sebagian masyarakat di Tanah Air pada saat waktu berbuka puasa tiba.

Manis dan menyegarkan, terlebih saat disajikan secara dingin, menjadi alasan banyak orang untuk membeli sirup dan mengonsumsinya saat berbuka puasa.

Baca juga: Bolehkah Meletakkan Makanan Sisa di Kulkas? Ini Penjelasannya

Ilustrasi sirup, sirup dalam botol. SHUTTERSTOCK/BRENT HOFACKER Ilustrasi sirup, sirup dalam botol.

Oleh karena itu, jangan heran apabila seluruh supermarket atau pasar swalayan selalu menampilkan begitu banyak jenis dan merek sirup untuk dijajakan kepada pelanggannya.

Jika kamu telah membeli sirup dan berencana untuk mengonsumsinya, maka kamu harus memerhatikan tempat penyimpanannya.

Apabila kamu terbiasa menyimpan sirup di dalam kulkas atau lemari es, maka sebaiknya jangan lakukan hal tersebut.

Mungkin banyak yang beranggapan bahwa menyimpan sirup ke dalam kulkas bisa membuatnya awet dan aman, tapi pada kenyataannya tidak demikian.

Baca juga: 7 Cara Membuat Kulkas Bekerja Lebih Efisien

Dilansir dari berbagai sumber, pada artikel kali ini akan dibahas terkait sirup yang sebaiknya tidak perlu disimpan di kulkas.

Saat sirup yang tutup botolnya sudah dibuka kamu simpan ke dalam kulkas, mungkin itu aman dari semut yang mengerubungi, mengingat sirup memiliki rasa manis yang pasti mengundang semut datang.

Sirup sendiri merupakan cairan kental dan memiliki kadar gula terlarut yang tinggi, tetapi hampir tidak memiliki kecenderungan untuk mengendapkan kristal.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau