JAKARTA, KOMPAS.com - Mendekorasi ruangan tak hanya dapat dilakukan dengan cara menata ulang furnitur dan mengecat ruangan, namun bisa dilakukan dengan menambahkan elemen dekorasi di dalamnya, seperti buket bunga.
Seperti halnya dengan tanaman hias lainnya, buket bunga yang dirangkai juga dapat menjadi elemen dekorasi yang cantik di dalam ruangan.
Namun, tak seperti tanaman hias pada umumnya yang bisa dirawat dengan waktu yang lama, buket bunga biasanya tak bisa bertahan dengan waktu lama, mereka akan layu seiring dengan waktu.
Baca juga: Tips Menanam Bunga Air Mancur yang Menjuntai dan Cantik
Namun, sebenarnya seperti yang dilansir dari The Spruce, Selasa (11/5/2021), untuk menjadikan buket bunga bertahan lebih lama, Anda dapat memberikan pupuk yang dibuat sendiri.
Bahkan, fakta yang mengejutkan adalah pupuk untuk buket bunga ini hanya terdiri dari tiga bahan utama yakni asam sitrat, gula, dan pemutih. Pupuk tersebut berfungsi untuk membantu bunga tetap segar lebih lama.
Asam sitrat dapat menurunkan pH dalam air yang membuatnya lebih layak huni bagi bunga yang baru dipotong untuk tumbuh subur. Sedangkan gula bertindak sebagai makanan yang sebenarnya untuk bunga, sebab bunga menghasilkan dan mengonsumi gula dalam proses fotosintesis.
Begitu bunga tersebut dipotong, mereka tidak bisa lagi menghasilkan bungan dan dengan menambahkan gula ke dalam air, bunga mengira mereka masih bisa makan dan membuat mereka lebih bahagia.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Bunga Krisan, Bisa untuk Obat hingga Minuman
Terakhir, pemutih bertindak sebagai desinfektan air dan membantu menyingkirkan bakteri yang berpotensi berbahaya yang dapat menghambat umur bunga.
Berikut cara membuat pupuk untuk buket bunga.
Bahan dan peralatan yang dibutuhkan: