Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan dan Mencegah Noda Jamur pada Talenan

Kompas.com, 27 Mei 2021, 14:37 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Hunker

JAKARTA, KOMPAS.com - Talenan merupakan benda yang paling sering digunakan di dapur. Mulai dari, mengiris bawang, cabai, hingga berbagai daging dilakukan di talenan.

Sayangnya, ada beragam masalah yang terjadi pada talenan ini, salah satunya pertumbuhan jamur dan menyebabkan noda pada permukaannya. 

Baca juga: 4 Bahan yang Ampuh Bersihkan Talenan Kayu dari Bakteri, Bau, dan Noda

Seperti dilansir dari Hunker, Kamis (27/5/2021), kemungkinan besar Anda hanya akan menemukan noda jamur pada talenan kayu dan plastik.

Talenan kaca umumnya bebas dari masalah jamur karena tidak berpori dan lebih sulit tergores saat digunakan. 

Baca juga: Cara Membersihkan Talenan Kayu agar Terbebas dari Kuman

Untuk menghilangkan noda jamur pada permukaan talenan, Anda dapat menggunakan campuran lemon dan garam. Namun, untuk noda jamur yang membandel, Anda memerlukan pemutih untuk menghilangkannya.

Berikut beberapa cara membersihkan dan mencegah talenan dari jamur dan bakteri

Baca juga: Lakukan Ini untuk Menjaga Kebersihan Talenan

Garam kasar 

Talenan bersentuhan langsung dengan makanan. Akibatnya, timbul jamur pada permukaan talenan.

Untuk menghilangkannya, taburkan garam kasar seperti garam laut dalam jumlah banyak di atas talenan, lalu potong lemon menjadi dua bagian dan oleskan pada permukaan talenan. 

Baca juga: Talenan Kayu Lebih Baik Ketimbang Talenan Plastik, Ini Penjelasannya

Garam akan mengangkat noda membandel dan jamur dari retakan, lekukan, dan lemon akan membuat aroma talenan lebih segar. 

Pemutih 

Pemutih adalah disinfektan yang aman digunakan di sekitar makanan jika diaplikasikan dengan benar. Pemutih adalah pembunuh jamur yang luar biasa. 

Baca juga: Cara Bersihkan Talenan Tanpa Bahan Kimia Berbahaya

Pemutih akan menjaga segala jenis talenan, baik talenan kayu, talenan plastik, dan talenan kaca, agar tetap bersih serta bebas bakteri. 

Untuk memanfaatkannya, campurkan satu sendok teh pemutih ke dalam dua liter air. Celupkan sikat scrub ke dalam campuran dan gosok talenan. 

Baca juga: Manfaat Minyak Kelapa, Bisa Membersihkan Talenan hingga Furnitur

Gerakan sikat secara melingkar kecil untuk menyebarkan larutan ke semua sudut dan celah. Saat membersihkan talenan kayu dengan pemutih dan air, gunakan campuran secukupnya agar papan tidak berubah warna. 

Mencegah jamur

Setelah talenan bersih dan bebas dari jamur, penting menjaga talenan agar bebas dari masalah apa pun. Berikut beberapa cara mencegah jamur kembali pada talenan.  

Baca juga: 6 Kesalahan dalam Menggunakan Talenan, Apa Saja?

  • Teknik pencucian yang benar

Talenan kaca dan plastik dapat dicuci di mesin pencuci piring, tetapi tidak dengan talenan kayu. Selalu mencuci talenan kayu dengan tangan dan keringkan memakai handuk untuk menghilangkan kelembapan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau