Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Efektif Menghilangkan Bau Semprotan Serangga di Dalam Ruangan

Kompas.com, 1 Juni 2021, 14:45 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Hunker

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan nyamuk dan serangga lainnya di dalam rumah menjadi sebuah masalah besar, terlebih bila jumlahnya sangat banyak.

Hal ini lantaran dapat mengganggu kenyamanan pemiliki rumah. Biasanya, untuk mengatasinya, beberapa orang akan menggunakan semprotan pengusir serangga

Baca juga: Cegah Demam Berdarah, Ini Cara Membasmi Nyamuk di Taman Rumah

Namun, seperti dilansir dari Hunker, Selasa (1/6/2021), banyak penyemprot serangga atau insektisida yang meninggalkan bau tidak sedap di dalam ruangan

Bau ini dapat terperangkap di udara dan di dalam serat furnitur seperti karpet serta tirai, terlebih bau semprotan itu dapat bertahan lama.

Baca juga: Cegah Demam Berdarah, Usir Nyamuk dengan Tanaman Berikut Ini

Akan tetapi, untuk menghilangkan bau semprotan di dalam ruangan rumah, dapat dilakukan secara alami tanpa menggunakan bahan kimia keras.

Berikut ini cara menghilangkan bau semprotan serangga di dalam ruangan secara alami. 

Baca juga: 5 Cara Ramah Lingkungan dalam Membasmi Serangga di Rumah 

Menghilangkan bau dari udara 

Cuka telah lama digunakan sebagai pewangi alami dan dapat menghilangkan bau paling menyengat di rumah.

Untuk menggunakannya, dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya menaruhnya di dalam sebuah mangkuk, lalu meletakkannya di area atau ruangan rumah yang terdapat bau semprotan. 

Baca juga: 4 Cara Cegah Tikus, Kecoak, dan Serangga Masuk ke Rumah

Pilihan lainnya, membuat campuran satu gelas air dan satu sendok makan cuka yang didihkan di atas kompor.

Untuk aroma lebih menyenangkan, rebus sepanci air dan batang kayu manis, cengkeh, atau ekstrak vanila untuk membantu menghilangkan bau. 

Baca juga: Pakai 6 Bahan Alami Ini untuk Usir Nyamuk di Rumah

Setelah semua bahan dimasukkan, kecilkan api dan biarkan mendidih hingga hampir kering. Ulangi cara ini kapan saja Anda perlu menyegarkan udara di rumah atau mengusir bau semprotan nyamuk

Menghilangkan bau dari kain dan serat

Bau insektisida dapat terperangkap di serat kain pelapis, karpet, dan gorden. Untuk menghilangkannya, campurkan air dan cuka dengan perbandingan yang sama ke dalam botol semprot. 

Baca juga: Tanpa Pestisida, 6 Cara Membasmi Nyamuk di Rumah dan Pekarangan

Lalu, semprotkan cairan ke gorden, karpet, dan furnitur berlapis kain di dalam ruangan yang terkena bau tersebut. Campuran cuka dan air akan menembus ke dalam serat dan menghilangkan bau saat mengering.

Cara lain menghilangkan bau dari karpet adalah menaburkan baking soda atau soda kue di atas karpet. 

Baca juga: 6 Hama Serangga yang Sering Menyerang Tanaman dan Cara Membasminya

Biarkan baking soda menempel di karpet selama beberapa jam atau semalaman. Setelah itu, vakum karpet secara menyeluruh untuk menghilangkan sisa bau. 

Sirkulasi udara

Sirkulasi udara yang tepat akan sangat membantu menghilangkan bau dari dalam rumah. Buka jendela dan pintu selama sekitar satu jam untuk memungkinkan udara segar menghilangkan bau insektisida. 

Baca juga: 5 Manfaat Bunga Geranium Selain untuk Mengusir Nyamuk

Selain itu, pertimbangkan membeli pembersih udara atau air purifier. Pembersih udara akan menjernihkan udara di ruangan, membersihkannya dari bau dan kotoran, dan mendaur ulang udara segar kembali ke dalam ruangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau