Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Alami Menyejukkan Kamar Tidur meski Cuaca Panas

Kompas.com, 11 Juni 2021, 17:45 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber ideal home

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar tidur seharusnya menjadi ruang yang memberikan kenyamanan karena merupakan tempat istirahat dan tidur setelah seharian beraktivitas.

Seperti dilansir dari Idealhome, Jumat (11/6/2021), suhu kamar tidur yang ideal harus sekitar 16-18 derajat Celsius sehingga kamar tidur bisa nyaman dan sejuk. Kamar tidur yang panas membuat banyak orang kesulitan tidur pada malam hari. 

Baca juga: 4 Pilihan Warna Cat Kamar Tidur yang Dapat Memberi Kenyamanan

Sebenarnya, ada beberapa cara membuat kamar tidur tetap nyaman dan sejuka meski suhu atau cuaca sedang panas. Mulai dari, menciptakan aliran udara hingga mengganti jenis seprai yang dipakai.

Nah, berikut beberapa cara alami menyejukkan kamar tidur meski cuaca panas. 

Gunakan tirai 

Hindari menggunakan tirai atau gorden yang memiliki warna cerah karena warna ini tidak  dapat menahan paparan sinar matahari dari luar ruangan

Baca juga: 7 Benda yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kamar Tidur

Selain itu, ketika memilih tirai, pertimbangkan faktor lain seperti arah jendela menghadap. Misalnya, ruangan yang menghadap ke Selatan akan mendapatkan manfaat dari tirai atau gorden yang memiliki bahan lebih tebal sehingga membantu ruangan tetap dingin.

Secara umum, kerai kayu sangat bagus untuk menjaga suhu di rumah karena memungkinkan Anda menyesuaikan jumlah penyaringan cahaya ke dalam ruangan dengan mengubah ukuran celah di antara bilah.

Kayu juga bertindak sebagai konduktor panas alami sehingga membantu menjaga udara hangat keluar selama bulan-bulan musim panas. 

Baca juga: 7 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Merenovasi Kamar Tidur Anak

Jika ingin benar-benar menghalangi sinar matahari, pilihlah tirai antitembus pandang. Kain tebal tidak hanya membantu mengatur suhu rumah, tetapi juga memastikan mendapatkan tidur malam yang lebih baik. 

Letakkan tanaman 

Tanaman di dalam ruangan dapat membantu mendinginkan rumah saat cuaca hangat karena mengonsumsi udara panas untuk proses fotosintesis mereka. 

Baca juga: 6 Tanaman Hias yang Cepat Tumbuh di Kamar Tidur

Ketika atmosfer memanas, tanaman sering kali melepaskan kelebihan air ke udara dari daunnya dan akibatnya mereka mendinginkan diri dan lingkungan sekitarnya.

Beberapa tanaman terbaik yang bisa mendinginkan ruangan, di antaranya tanaman karet, cemara Cina, palem, lidah mertua, dan ficus benyaminas. 

Dinginkan seprai

Untuk membuat kasur lebih dingin dan nyaman, Anda dapat menggunakan seprai dan selimut katun. Trik hebat lainnya adalah meletakkan seprei di lemari es atau freezer.  

Baca juga: 7 Tips Menjaga Kamar Tidur Anak Tetap Bersih dan Rapi

Jangan lupa menggunakan tas zip-lock agar seprai tetap kering. Keluarkan seprai sebelum digunakan untuk tidur dan akan membuat seprai menjadi lebih dingin. 

Matikan lampu 

Seperti diketahui bola lampu dapat mengeluarkan panas sehingga menjadikan ruangan lebih panas. Dengan mematikan lampu, dapat membantu ruangan terasa lebih dingin. 

Baca juga: Mengapa Tanaman Hidup Dibutuhkan Kamar Tidur? Ini Penjelasannya

Cara terbaik adalah menghindari segala jenis cahaya atau sumber panas tambahan saat suhu sudah terik. Jadi, matikan lampu saat sudah tidak dipakai pada siang hari dan malam hari saat tidur. 

Pilih kasur terbaik 

Ada sejumlah pilihan kasur di pasaran yang dapat membantu mengatur suhu tubuh. Secara umum, kasur dengan kandungan bahan alami yang tinggi seperti wol, katun, atau bambu sering menjadi pilihan tepat karena bahan kasur ini cenderung lebih dingin serta secara alami hipoalergenik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau