Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membeli Rumah Baru

Kompas.com, 5 September 2021, 18:20 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Ahs

JAKARTA, KOMPAS.com - Membeli rumah adalah salah satu pencapaian dalam hidup dan babak baru yang mengasyikkan. 

Namun, memiliki rumah baru penuh dengan tantangan yang tak mudah. Tak heran, membuat orang kerap melakukan kesalahan saat proses pembelian. 

Baca juga: 5 Hal yang Sering Dilupakan Orang Saat Membeli Rumah

Mulai dari, membeli rumah dengan harga di luar kemampuan, lokasi yang salah, hingga letak rumah yang tidak aman dan nyaman. 

Karena itu, penting mengetahui kesalahan ini agar bisa dihindari sejak awal dan akhirnya tidak membuat penyesalah pada kemudian hari. 

Melansir dari American Home Shield, Minggu (5/9/2021), berikut ini adalah beberapa kesalahan yang harus dihindari saat membeli rumah baru

Baca juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membeli Rumah Pertama 

Tidak tahu berapa banyak rumah yang mampu dibeli

Penting untuk memahami berapa banyak rumah yang benar-benar dapat dibeli. Aturan umum adalah bahwa pengeluaran rumah Anda tidak boleh lebih dari 28 persen dari pendapatan bulanan.

Selain itu, pertimbangkan berapa banyak hutang atau cicilan yang Anda miliki per bulan seperti pembayaran mobil, uang sekolah anak, dan sebagainya. 

Setelah mempertimbangkan faktor-faktor ini, Anda akan memiliki gagasan yang lebih baik tentang berapa banyak rumah yang dapat dibeli dengan nyaman. Jika semua angka ini membuat kepala pusing, coba bicarakan dengan penasihat keuangan. 

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Perlu Memeriksa Listrik Sebelum Membeli Rumah 

Menguras rekening tabungan 

Banyak orang berpikir bahwa mereka perlu menguras semua tabungan untuk membayar uang muka rumah demi meringankan kredit. 

Meski merupakan ide baik, hal ini justru bisa membuat Anda kesulitan ke depannya karena tidak lagi memiliki keuangan darurat saat rumah memerlukan perbaikan yang tidak terduga.

Karena itu, ada baiknya untuk selalu menyisihkan pengeluaran selama tiga hingga enam bulan di rekening tabungan. 

Baca juga: Sekarang Paling Tepat Membeli Rumah? Ini Penjelasannya 

Tidak belanja KPR dulu

Belanja jendela untuk rumah jelas lebih menyenangkan daripada berbicara dengan pemberi pinjaman kredit. Namun, Anda tidak ingin membuat hati terpaku pada rumah hanya untuk mengetahui bahwa Anda tidak mampu membelinya.

Dapatkan pra-persetujuan untuk kredit terlebih dahulu. Jangan puas dengan pemberi pinjaman pertama. 

Baca juga: 7 Alasan Orang Menjual Rumah

Tidak mencari rumah dengan DP minim

Kini, banyak pengembang dan pemerintah yang memberikan insentif untuk pembeli rumah pertama kali dengan menawarkan uang muka atau down payment rendah atau tanpa uang muka. 

Cobalah melakukan riset untuk mendapatkan peluang ini dan bicarakan juga dengan pemberi pinjaman hipotek Anda. Tentu ini akan menghemat biaya pembelian. 

Baca juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Sebelum Menjual Rumah agar Cepat Laku

Tidak memahami biaya

Ada lebih banyak biaya untuk memiliki rumah daripada biaya kredit. Misalnya, Anda sekarang akan bertanggung jawab atas tagihan yang mungkin tidak Anda miliki sebagai penyewa seperti minyak dan gas, biaya HOA, biaya lansekap, pengendalian hama, pajak properti, dan sebagainya.

Selain itu, Anda akan bertanggung jawab untuk mengurus perbaikan rumah, sedangkan pemilik mungkin telah menanggungnya sebelumnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau