Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Tips Membuat Wastafel Dapur Selalu Bersih dan Bersinar

Kompas.com, 11 September 2021, 11:19 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya menjadikan area wastafel dapur semakin berantakan, namun piring kotor yang menumpuk juga akan mengundang berbagai serangga dan hama, seperti lalat dan tikus.

Untuk itu, mencuci piring setelah makan atau memasak menjadi pilihan yang paling tepat agar terhindar dari hal yang buruk.

"Makanan kering adalah kombinasi pati, protein, dan gula yang dapat menempel di tepi bak cuci atau wastafel, sehingga sulit dibersihkan," kata Julie Utschig, dari Caldrea R&D seperti dikutip dari Martha Stewart, Sabtu (11/9/2021).

Baca juga: Tips Membersihkan Wastafel Dapur dengan Bahan Alami

Kombinasi ini, dicampur dengan endapan dari air sadah, dapat menghasilkan penumpukan. Untungnya, sangat mungkin untuk menghilangkan gangguan ini dengan merawat dan membersihkan secara teratur wastafel dapur, seperti berikut ini. 

Perawatan wastafel dan saluran pembuangan secara teratur

"Air sabun panas dan pembersih multi permukaan dengan spons seharusnya cukup untuk menghilangkan bekas makanan dengan lembut," jelas Utschig.

Untuk menjaga wastafel tetap bersih, bersihkan wastafel Anda dengan cepat setelah mencuci piring dengan air panas dan sabun cuci piring. Selain itu, jangan lupa dengan saluran pembuangan, yang merupakan bagian penting dari wastafel yang patut Anda perhatikan.

Bersihkan dengan menuangkan setengah cangkir soda kue, diikuti dengan setengah cangkir cuka putih, lalu tutup saluran pembuangan dengan lap basah.

Baca juga: Kenapa Ada Noda Hijau di Wastafel? Penyebab dan Cara Membersihkannya

Setelah lima menit, tuangkan air mendidih untuk menghilangkan penumpukan dan menghilangkan bau dari pipa.

Gunakan produk pembersih yang benar

Mempertahankan wastafel yang baru dibersihkan dan berkilau bisa tampak seperti tugas yang sulit, tetapi itu pasti bisa dilakukan dengan produk yang benar. Plus, dengan pembersihan rutin, Anda dapat mencegah penumpukan kuman dan residu di kemudian hari.

"Pembersihan yang direkomendasikan termasuk menggunakan sabun cuci piring cair, pembersih multi-permukaan yang lembut, soda kue, cuka putih, dan spons," jelas Utschig.

"Air panas yang dicampur dengan cairan pencuci piring, dapat membersihkan sebagian besar wastafel dan membuatnya bersinar," imbuh dia. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau