Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gampang, Ini Cara Membuat Bulu Kucing Sehat dan Bersih

Kompas.com, 19 September 2021, 14:27 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain tubuh yang sehat, setiap pemilik kucing juga perlu memastikan bulu kucing peliharaannya dalam keadaan sehat dan bersih. 

Bulu kucing yang sehat tidak hanya membuat kucing semakin menggemaskan, tetapi juga meminimalkan risiko terkena penyakit. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan bulu kucing

Dikutip dari kanal YouTube Kucing Om Wepe, Minggu (19/9/2021), berikut ini rahasia membuat bulu kucing sehat dan bersih. 

Baca juga: Fakta-fakta Tentang Bulu Kucing yang Indah

Pastikan genetis bulu kucing

Kualitas bulu seekor kucing tergantung pada genetisnya. Faktor genitis ini berhubungan erat dengan jenis bulu kucing, apakah long hair (berbulu panjang) atau short hair (berbulu pendek).

Jadi, kalau kucing memiliki jenis bulu short hair, jangan berharap bulunya menjadi panjang lebat. Namun, bukan berarti kucing dengan bulu short hair memiliki bulu dengan kualitas jelek.

Kalau dirawat dengan baik, bulu kucing short hair seperti kucing domestik atau kucing kampung bisa terlihat keren. Hal terpenting adalah menjaga bulu kucing tetap bersih, tidak ada kutu, juga bebas jamur

Baca juga: 4 Faktor yang Membuat Bulu Kucing Berubah Warna

Menjaga kebersihan bulu kucing

Untuk menjaga kesehatan bulu kucing, ada beberapa hal yang harus diakukan, salah satunya menjaga kucing tetap dalam ruangan yang bersih.

Selain itu, kucing harus memiliki jadwal rutin untuk grooming (aktivitas untuk menjaga kebersihan dan kecantikan kucing).

Untuk kucing berbulu long hair, lalukan menyisir bulu kucing setiap hari agar bersih dan tidak gimbal. Selain itu, juga perlu di-grooming setiap tiga minggu sekali.

Sementara, bulu kucing short hair tidak perlu sering-sering di-grooming karena minim perawatan dibanding kucing long hair. 

Baca juga: Tips Menjaga Bulu Kucing Tetap Putih

Hindari bermain di tempat lembap

Seperti dijelaskan sebelumnya, hal paling penting adalah memastikan bulu kucing bebas kutu juga jamur. Jika kucing peliharaan memiliki kutu, gunakan obat kutu revolution yang dijamin ampuh menghilangkan semua kutu.

Sementara itu, untuk mencegah jamur, kamu bisa menjaga kucing agar tidak bermain di tempat-tempat lembap, membiasakan menjemur kucing di bawah sinar matahari pagi, serta mengoleskan virgin coconut oil

Baca juga: Perhatikan, Penyebab Bulu Kucing Rontok dan Cara Mengatasinya

Beri makanan berkualitas

Selain faktor dari luar, faktor dari dalam seperti makanan juga turut menjaga kesehatan bulu kucing. Untuk itu, pastikan memberi kucing makanan berkualitas yang ditujukan untuk kesehatan bulunya. 

Suhu ruangan sejuk untuk kucing

Suhu ruangan juga amat berpengaruh terhadap bulu kucing. Bila suhu ruangan terasa panas atau hangat, bulu kucing akan rentan mengalami kerontokan, yang akhirnya dapat membuat bulunya semakin tipis, bahkan mengalami kebotakan. 

Karena itu, pastikan suhu ruangan tetap dalam kondisi sejuk. Bila tidak menggunakan AC, buka semua jendela di rumah agar udara masuk dan memberi kesejukkan. 

Baca juga: Kenapa Bulu Kucing Pitak di Sekitar Kalungnya? Ini Penyebabnya

Pertimbangkan kucing untuk disteril

Kunci membuat bulu kucing sehat dan bersih adalah mempertimbangkan untul steril sahabat bulu. Sebab, kucing yang sudah disteril biasanya memiliki gejolak hormonal yang terkendali sehingga bulu kucing tidak akan mengalami kerontokan karena birahi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau