Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perbedaan Menyiram Tanaman dengan Air Garam, Air Gula, dan Air Biasa

Kompas.com, 16 November 2021, 14:45 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Hunker

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanaman membutuhkan air untuk mempertahankan diri dan pertumbuhan yang baik.

Untuk itu, penyiraman harus diperhatikan dengan baik agar tanaman tidak mendapat terlalu banyak atau sedikit air yang dapat menyebabkan tanaman layu, bahkan mati.

Lantas, air seperti apa yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh subur?

Melansir dari Hunker, Selasa (16/11/2021), air yang diberi tambahan seperti garam atau gula ternyata dapat mengubah pertumbuhan tanaman, entah itu lebih baik atau buruk.

Berikut ini perbedaan menyiram tanaman dengan air garam, air gula, dan air keran. 

Baca juga: Teknik Menyiram Tanaman Keladi agar Tumbuh Subur dan Lebat 

Air garam

Air asin atau garam sangat merugikan sebagian besar tanaman dan secara serius dapat menghambat pertumbuhan.

Sebab, air garam mengandung natrium tingkat tinggi yang menciptakan lingkungan beracun bagi sistem tanaman. Garam juga dapat menyerap air dari akar tanaman sehingga menyebabkan tanaman layu dan mati.

Konsentrasi garam yang tinggi di tanah akan mencegah tanaman mendapatkan akses ke hidrasi, suatu kebutuhan untuk bertahan hidup dan tumbuh. Garam bahkan mungkin tertinggal di tanah sehingga mencegah tanaman baru tumbuh. 

Baca juga: Jangan Asal, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyiram Tanaman 

Air gula

Sama dengan garam, gula dapat menarik uap air dari akar tanaman, yang pada dasarnya membuat tanaman mati.

Meski tanah di sekitar akar tanaman tetap basah karena air gula, kemampuan tanaman  menyerap kelembapan itu terhalang.  

Baca juga: Tanaman Sukulen dan Kaktus Cocok untuk Pemula, Ini AlasannyaAir keran

Air keran adalah salah satu pilihan terbaik saat menyiram tanaman. Air yang berasal dari keran relatif bebas dari bahan kimia dan zat aditif berbahaya.

Hal ini memungkinkan air mengalir bebas ke akar tanaman untuk penyerapan serta memastikan pertumbuhan yang sehat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau