Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 22 November 2021, 13:27 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mawar memiliki sentuhan ajaib untuk mengubah taman apa pun menjadi "istana" modern. Berkebun mawar telah ada selama berabad-abad dari generasi ke generasi.

Mawar adalah tanaman bunga yang memiliki warna dan ukuran paling beragam, tetapi itu hanya sebagian dari beberapa alasan.  

Baca juga: 3 Permasalahan Umum yang Dialami Tanaman Bunga Mawar

Tanaman mawar mudah tumbuh, tahan terhadap penyakit, serta mudah ditanam meski tidak memiliki keterampilan berkebun sebelumnya.

Saat memilih bibit, cari tahu varietas yang tepat untuk iklim di tempat tinggal Anda. Sebuah taman mawar membutuhkan setidaknya enam jam sinar matahari. Matahari pagi bisa menghilangkan embun yang mencegah jamur terbentuk. 

Melansir dari My Decorative, Senin (22/11/2021), berikut ini empat manfaat menanam bunga mawar di taman rumah

Baca juga: Cara Merawat Tanaman Mawar agar Tumbuh Subur dan Berbunga Banyak

Mempercantik taman

Ilustrasi bunga mawarUnsplash/ekrem osmanoglu Ilustrasi bunga mawar
Manfaat yang paling jelas dari menanam bunga mawar di taman rumah adalah mempercantik taman dan mengubah lingkungan taman yang tampak biasa menjadi istimewa.

Jika taman memiliki dinding atau jalan masuk yang tampak kusam, tanam beberapa semak mawar. Tanaman mawar akan mengubah area segera setelah mulai mekar. 

Bunga mawar ini juga dapat dimanfaat untuk acara di rumah. Anda dapat membuat rangkaian bunga yang indah dari mawar yang ditanam di taman rumah. Tentu ini akan menghemat uang sekaligus membuat acara penuh warna. 

Baca juga: 5 Tips Merawat Bunga Mawar agar Rimbun, Sehat, dan Berbunga Besar

Pengharum ruangan 

Mawar yang berbeda memiliki intensitas aroma berbeda. Jika ingin taman beraroma seperti musim semi, tanamlah bunga mawar.

Anda juga bisa memindahkan aroma indah ke dalam rumah dengan cara memotong beberapa batang mawar dan menempatkannya di dalam vas.

Bunga mawar ini dapat memberikan aroma yang menyegarkan dan mengharumkan ruangan.  Selain itu, mencium bunga mawar bisa menenangkan saraf dan menghilangkan stres.

Di dunia yang terlalu sibuk untuk meluangkan waktu dan mencium aroma mawar, menanam mawar di taman rumah akan memberi Anda aromaterapi yang menyegarkan setiap hari. 

Baca juga: Penyebab dan Cara Menangani Daun Bunga Mawar Layu

Menghasilkan uang

Ilustrasi mawar putihUnsplash/Evie Fjord Ilustrasi mawar putih
Buket mawar dapat menghabiskan biaya lebih dari semua biaya berkebun. Jika sedang mencari penghasilan, mawar yang dirawat dengan baik akan memberi Anda beberapa uang.

Anda  bisa membuat rangkaian bunga mawar kelopak kering. Bunga kering ini masih membawa aroma mawar segar serta membuatnya terlihat cantik dan sepadan dengan jumlah yang Anda jual. 

Baca juga: 5 Kesalahan Menanam Bunga Mawar yang Harus Dihindari

Memanjakan mata

Terakhir, manfaat menanam mawar di taman rumah adalah memberikan kesejahteraan fisik dan lingkungan. 

Melihat bunga mawar bermekaran dapat memanjakan mata ketika duduk santai di taman serta memberi rasa puas karena mengetahui pekerjaan Anda terbayar.

Tak hanya itu, burung, lebah, dan kupu-kupu akan menikmati melintasi taman rumah Anda untuk mencari makanan sehari-hari mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau