Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hindari 9 Kebiasaan Membersihkan Rumah yang Ternyata Buruk

Kompas.com, 12 Februari 2022, 10:18 WIB
Nabilla Ramadhian,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada beragam kebiasaan saat membersihkan rumah yang ternyata buruk dan sebaiknya dihindari.

Dikutip dari The Spruce, Sabtu (12/2/2022), deretan kebiasaan ini justru akan mempersulit kegiatan membersihkan rumah dalam jangka panjang. Apa saja?

Baca juga: Cara Membersihkan Sendok Perak Kembali Berkilau dengan Bahan Alami

1. Tidak membereskan kertas yang berantakan

Ilustrasi kertas. PIXABAY/JERZY GORECKI Ilustrasi kertas.

Kertas-kertas yang tidak segera dibersihkan—entah itu surat kabar, tugas sekolah, atau majalah—akan menumpuk seiring berjalannya waktu.

Sebaiknya, tentukan spot khusus untuk menaruh seluruh kertas-kertas tersebut. Setiap seminggu sekali, lakukan penyortiran untuk mengetahui mana yang sudah tidak diperlukan.

2. Membiarkan handuk basah dan tirai shower berdekatan

Jika tidak ingin membersihkan jamur, urai tirai shower agar tidak saling berdekatan saat masih basah terkena semprotan air. Senada dengan tirai shower, jangan biarkan handuk basak saling bertumpukan.

Dengan menutup tirai shower, kamu dapat mengeringkannya lebih cepat sehingga jamur tidak akan tumbuh. Handuk basah pun sebaiknya segera dijemur.

Baca juga: Cara Membersihkan Talenan Kayu dengan Lemon dan Garam Kosher

3. Menggunakan terlalu banyak produk pembersih

Kamu tidak perlu menggunakan terlalu banyak produk pembersih saat membersihkan rumah, atau mencuci pakaian.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau