Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali, Ini 8 Suara Aneh yang Dikeluarkan AC dan Penyebabnya

Kompas.com, 14 Februari 2022, 19:45 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Ahs

JAKARTA, KOMPAS.com - AC menjadi peralatan elektronik yang berfungsi menyejukan ruangan di rumah.

Biasanya, unit AC efisiensi tinggi menggabungkan teknologi peredam suara dan kompresor dua tahap (kecepatan variabel) untuk menjaga tingkat kebisingan di bawah 55 desibel. 

Baca juga: Jangan Menyapu Lantai Saat AC Menyala, Ini Risikonya

Jadi, ketika mendengar suara asing atau sangat keras dari AC, Anda patut mencurigai bahwa AC mengalami kendala. 

Seperti dilansir dari American Home Shield, Senin (14/2/2022), suara-suara aneh yang keluar dari AC dapat mengubah masalah kecil menjadi pengeluaran besar.

Sebab, suara tersebut dapat menandakan masalah apa pun, dari perlunya penyetelan sederhana, perbaikan yang mahal, hingga penggantian unit AC. Semakin cepat menentukan penyebab kebisingan dan mengatasi masalah AC, semakin baik.

Berikut adalah beberapa suara aneh yang dikeluarkan AC dan penyebabnya. 

Baca juga: 5 Alasan Mengapa AC Perlu Dibersihkan 

Suara benturan AC

Ilustrasi AC atau pendingin ruangan. SHUTTERSTOCK/DONIKZ Ilustrasi AC atau pendingin ruangan.
Suara benturan dari AC merupakan tanda ada bagian yang longgar atau rusak di dalam kompresor AC. Bisa juga blower dalam ruangan Anda tidak seimbang.

Suara benturan juga dapat menunjukkan bahwa AC memerlukan penggantian kompresor. 

Suara dentang AC

Suara dentang adalah tanda lain dari bagian yang longgar atau tidak seimbang. Bagian-bagian di dalam unit yang disegel kemungkinan besar telah rusak dan kompresor menjadi longgar sehingga memerlukan penggantian.

Bunyi ini juga dapat berarti bahwa blower dalam ruangan atau kipas luar dan bilahnya tidak seimbang serta mengenai bagian lain. Jika diabaikan, masalah akan bertambah buruk dan menciptakan masalah lebih besar. 

Baca juga: 5 Mitos Penggunaan AC yang Sebenarnya Keliru

Suara klik AC

Suara klik komponen listrik saat menyalakan dan mematikan AC adalah bagian normal dari operasi sistem, tetapi klik konstan atau berkelanjutan menandakan adanya masalah.

Ini bisa menjadi tanda kontrol yang rusak atau termostat gagal. Ada banyak komponen kelistrikan di unit Anda, jadi sangat penting memperhatikan potensi masalah kelistrikan sesegera mungkin sebelum mengalami masalah lebih besar. 

Baca juga: 7 Langkah Sederhana yang Dapat Membuat AC Lebih Tahan Lama 

Suara dengung AC

Ilustrasi AC atau pendingin ruangan, pemeliharaan AC. SHUTTERSTOCK/M2020 Ilustrasi AC atau pendingin ruangan, pemeliharaan AC.
Suara mendengung dari unit luar AC dapat berarti ada bagian yang longgar, puing-puing di unit indoor atau outdoor, kumparan kondesor perlu dibersihkan, filter udara yang perlu diganti, atau refrigerant bocor, dan AC membeku.

Jika AC tidak mendingin, ini bisa menjadi alasannya. Apabila unit AC tampak bekerja di luar, tetapi tidak mendingin di dalam, masalahnya kemungkinan adalah kebocoran refrigeran.

Ini mungkin atau mungkin tidak disertai dengan suara-suara, tergantung pada seberapa buruk kebocoran itu dan di mana lokasinya. 

Baca juga: Dampak Buruk Menyalakan AC Terus-menerus pada Kesehatan dan Lingkungan 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau