Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 3 Maret 2022, 21:13 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Pernahkan kamu melihat kucing peliharaanmu berguling-guling dengan punggungnya? Ini merupakan perilaku yang umum di lakukan oleh kucing dan umumya mengisyaratkan sesuatu.

Kucing menunjukkan perasaannya kepada manusia melalui perilakunya, contohnya saja dengan bentuk telinga dan kibasan ekor. Namun bagaimana saat kucing berguling-guling? Apakah perilaku ini mengisyaratkan sesuatu?

Melansir dari Hepper, Kamis (3/3/2022), berikut ini adalah 5 alasan mengapa kucing berguling-guling di lantai.

Baca juga: 5 Manfaat Memberikan Mainan Interaktif untuk Kucing Peliharaan

Untuk menggaruk punggungnya

Ketika punggung kucing gatal, ia tak bisa menjangkau area itu dengan kakinya. Untuk itu ia berusaha menggaruk punggungnya dengan berguling dan menggesekkan punggungnya di lantai.

Seperti hewan lainnya, kucing dapat menderita penyakit pada kulit seperti kulit kering ataupun adanya parasit seperti tungau dan kutu. Hal tersebut bisa menyebabkan rasa gatal pada area kulit kucing.

Jika kucingmu seringkali berguling dan menggeliat, periksa permukaan kulitnya apakah terdapat alergi atau parasit.

Baca juga: Bukan Jorok, Ini Alasan Kucing Menyukai Hal yang Berbau

Mencari perhatian

Saat kucing berguling-guling sambil melihat mu, berarti ia sedang mengirimkan perhatian dan interaksi.

Beberapa cara lain untuk menunjukkan perhatiannya padamu ialah dengan menggosokkan kepalanya atau mengeluarkan suara dengkuran.

Meskipun ia terlihat lucu dan ramah, seringkali ia akan berubah menjadi agresif jika kamu mulai memegang perutnya.

Baca juga: Alasan Kucing Suka Menggosokkan Tubuh ke Tanaman Hias

Untuk meregangkan otot

Ilustrasi kucing berguling-guling di tanah. PIXABAY/TDFUGERE Ilustrasi kucing berguling-guling di tanah.

Seperti kita manusia, kucing perlu meregangkan otot mereka sesekali dan mereka melakukan ini dengan banyak cara termasuk berbaring telentang dan berguling-guling.

Perilaku ini paling sering dilakukan ketika kucing pertama kali terbangun dari tidurnya. Jika kamu melihat perilaku kucing ini, sebaiknya biarkan saja dan jangan menyentuhnya karena ia mungkin akan marah dan mencakar.

Baca juga: Ketahui, Ini 4 Alasan Kucing Peliharaan Menatap Pemiliknya

Sedang menarik lawan jenis

Saat musim kawin terkadang kucing berguling-guling saat berada di luar untuk memberi isyarat kepada kucing lain bahwa mereka tertarik untuk kawin.

Kucing betina menunjukkan perilaku ini untuk mengirimkan feromon mereka ke kucing jantan di daerah tersebut.

"Pesan kimia" ini dikirim melalui kelenjar kecil yang terletak di berbagai bagian tubuh kucing termasuk kepala, punggung, dan ekor.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau