Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 15 September 2024, 09:23 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Bagi banyak orang, kecoak adalah serangga yang menjijikkan. Selain itu, kecoak juga membawa kotoran dan menyebabkan bau tidak sedap.

Jika kamu resah dengan kehadiran kecoak di rumah, ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengusirnya. Kamu bahkan bisa membasmi kecoak tanpa menggunakan semprotan serangga.

Mengutip Business Insider, Minggu (15/9/2024), berikut adalah beberapa cara membasmi kecoak tanpa semprotan serangga.

Baca juga: 5 Tanaman Pengusir Kecoak yang Bisa Ditanam di Rumah

Gunakan umpan asam borat

Asam borat atau boric acidMartin Walker Asam borat atau boric acid

Asam borat adalah racun yang tidak dapat dilawan oleh kecoak. Kecoak harus mengonsumsi asam borat agar racun ini bekerja.

Namun, perlu diketahui bahwa zat asam borat bekerja lambat dan butuh waktu lama untuk benar-benar membunuh kecoak. Selain itu, jangan gunakan asam borat terlalu banyak! Jika kecoak melihat tumpukan bahan ini, mereka dapat menghindarinya dengan mudah.

Untuk menarik kecoak ke asam borat, campurkan dengan gula dan air dengan perbandingan yang sama. Masukkan campuran tersebut ke dalam toples terbuka dan taruh di tempat yang sering didatangi kecoak. Setelah kecoak memakan campuran tersebut, mereka akan mati.

Berhati-hatilah saat menggunakan asam borat karena zat ini bisa beracun dalam dosis besar. Pastikan kamu tetap mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera.

Baca juga: Cara Membasmi Kecoak di Lemari Dapur

Gunakan lem perangkap

Lem perangkap adalah salah satu solusi paling aman dan efektif untuk membasmi kecoak. Lem perangkap biasanya berbentuk lembaran yang dilapisi zat lengket, sehingga dapat dengan cepat menangkap kecoak.

Penggunaan lem perangkap ini dapat membantu memantau tingkat keparahan serangan kecoak di rumah. Untuk menggunakannya, cukup letakkan lem perangkap di area-area rumah yang sering didatangi kecoak.

Baca juga: 7 Hal yang Dapat Menarik Kecoak Masuk ke Rumah, Singkirkan Segera!

Taburkan sedikit tanah diatom

Ilustrasi tanah diatom. Selain untuk tanaman, tanah diatom juga dapat digunakan untuk mengusir kecoak di rumah. SHUTTERSTOCK/ANNA HOYCHUK Ilustrasi tanah diatom. Selain untuk tanaman, tanah diatom juga dapat digunakan untuk mengusir kecoak di rumah.

Tanah diatom berfungsi sebagai bahan abrasif yang disebarkan pada permukaan tempat serangga berjalan. Tanah diatom akan merusak atau menempel pada rangka luar serangga dan menyebabkannya mengering.

Mirip dengan asam borat, bahan ini bekerja lambat dan sering kali digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau dengan cara yang tidak tepat.

Penggunaan tanah diatom yang terlalu banyak dapat menyebabkan tenggorokan gatal atau sakit pada manusia. Selain itu, penggunaan yang berlebihan membuat tanah diatom tidak efektif karena kecoak akan melihatnya dan berjalan menghindarinya.

Baca juga: 5 Cara Mengusir Kecoak dari Rumah dengan Bahan Alami

Gunakan minyak esensial

Minyak esensial juga bisa digunakan untuk membasmi kecoak. Ini adalah pilihan yang tepat, jika kamu ingin menggunakan bahan yang lebih alami.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau