Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Hal yang Dapat Menarik Kecoak Masuk ke Rumah, Singkirkan Segera!

Kompas.com, 26 April 2024, 08:00 WIB
Sasha Andini,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecoak menjadi salah satu hama yang sering muncul di rumah. Kehadiran kecoak di rumah bisa mengganggu, mengotori hunian, serta membawa dan menyebarkan penyakit. 

Kecoak biasanya muncul di tempat basah dan lembap di rumah, seperti kamar mandi serta dapur. 

Baca juga: 5 Cara Mengusir Kecoak dari Rumah dengan Bahan Alami

Kecoak cepat berkembang biak dan menjadi serangan. Namun, hal yang menjadi masalah  adalah membasmi kecoak sulit dilakukan, bahkan kecoak terkenal karena kemampuannya bertahan hidup.

Ada sejumlah cara membasmi kecoak dari rumah, dari menggunakan bahan alami sampai produk kimia. Namun, sebelum mengusir kecoak, penting mengetahui hal yang membuat kecoak masuk ke rumah. 

Dilansir dari House Grail, Jumat (26/4/2024), berikut beberapa hal yang dapat menarik kecoak masuk ke rumah.

Makanan

Ilustrasi kecoak di mobilA-Z Animal / Shutterstock Ilustrasi kecoak di mobil
Kecoak adalah serangga pemakan segala, termasuk hal-hal yang dianggap manusia bukan makanan, seperti lem plastik, kotoran hewan atau kertas.

Karena itu, kehadiran kecoak di rumah tidak hanya membuat jijik, tapi juga merusak. Kecoak juga menjadi ancaman bagi rumah mana pun, baik yang kotor maupun bersih. 

Dapur menjadi area yang rentan didatangi kecoak lantara menyediakan sumber makanan. 

Baca juga: Cara Membasmi Kecoak dengan Baking Soda

Air dan kelembapan yang berlebihan 

Selanjutnya, hal yang dapat menarik kecoak masuk ke rumah adalah mencari air dan kelembapan berlebih. Kecoak menyukai kelembapan karena membutuhkan air untuk keberlangsungan hidupnya. 

Kecoak adalah hewan berdarah dingin sehingga dapat bertahan hidup dalam waktu lama tanpa makanan, tetapi tidak dapat bertahan hidup, bahkan selama seminggu, tanpa air.

Karena itu, setiap kali melihat kecoak di rumah, periksa apakah serangga dapat mengakses sumber air di rumah, seperti dari pipaair bocor, kamar mandi, genangan air, dan tempat mecuci pakaian.

Mencari tempat berlindung atau penyimpanan tersembunyi

Kecoak merupakan makhluk nokturnal yang bersembunyi pada siang hari dan keluar pada malam hari, tapi bisa muncul tiba-tiba pada siang hari.

Kebanyakan kecoak bersembunyi dan mencari makan di tempat gelap, lembap, serta hangat di dekat sumber air dan makanan.

Terlepas dari apakah rumah kotor atau tidak, kecoak menganggap rumah Anda sangat kondusif karena menyediakan banyak tempat persembunyian yang dekat dengan air dan makanan. 

Baca juga: 7 Cara Mencegah Kecoak Muncul di Dapur

Koran dan kardus

Ilustrasi kecoak di kamar mandi. SHUTTERSTOCK/RHJPHTOTOS Ilustrasi kecoak di kamar mandi.
Keberadaan koran dan kardus juga menjadi hal yang dapat menarik kecoak masuk ke rumah. Kecoak menyukai koran dan kardus karena kertas menyerap feromon kimia yang dikeluarkannya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau