Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Menata Peralatan Memasak agar Dapur Selalu Rapi

Kompas.com, 22 April 2024, 13:03 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Sumber The Kitchn

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyimpan koleksi peralatan memasang menjadi tantangan tersendiri, terutama jika dapur tidak memiliki ruang penyimpanan yang memadai. 

Selain membuat dapur lebih berantakan, peralatan memasak yang tidak disimpan dengan baik juga akan cepat rusak. Akibatnya, alat masak tidak bisa digunakan dalam waktu yang lama. 

Baca juga: Tips Merawat Peralatan Memasak agar Tetap Awet

Untuk mencegah hal tersebut, maka disarankan untuk mempelajari cara menyimpan alat masak agar dapur selalu rapi dan terorganisir. 

Dikutip dari The Kitchn, Senin (22/4/2024), berikut ini beberapa cara menata peralatan memasak dengan benar dan rapi. 

Pasang tempat penyimpanan di luar lemari

ilustrasi menggantung panci di dapurShutterstock/ben bryant ilustrasi menggantung panci di dapur

Jika dapur di rumah tidak luas, maka cobalah untuk memasang tempat penyimpanan di luar lemari. Selain membuat dapur lebih rapi, penyimpanan di luar lemari juga mempermudah akses saat membutuhkan alat masak tersebut. 

Baca juga: 5 Tips Menyimpan Peralatan Memasak untuk Desain Dapur Sederhana

Gantung peralatan memasak di pintu lemari

Selanjutnya, cara menata peralatan memasak bisa dengan menggantungkan di pintu lemari. Area ini bisa digunakan untuk menyimpan spatula, sendok sayur, hingga wajan berukuran kecil. 

Pasangkan pengait atau strip magnetik di bagian dalam pintu lemari. Lalu, gantungkan alat memasak pada pengait tersebut. 

Gantung pada batang tirai

Pasang batang tirai yang dapat dipanjangkan di antara lemari, di bagian atas wastafel, atau di bawah lemari untuk penyimpanan tambahan. 

Batang tirai bisa digunakan untuk menggantung alat masak berukuran kecil hingga sedang. Wajan dan panci terkadang bisa dipasang di batang tirai. 

Baca juga: Punya Peralatan Memasak dari Kayu? Ini Cara Merawatnya

Simpan alat memasak di keranjang kawat

Jika memiliki keranjang kawat, maka keranjang tersebut bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan tambahan. 

Keranjang kawat bisa disimpan di dalam laci. Lalu, letakkan peralatan memasak pada keranjang tersebut agar laci tetap rapi. 

Gunakan strip pisau magnetik

penyimpanan pisau di dapurShutterstock/Nataliia Karabin penyimpanan pisau di dapur

Apabila mempunyai banyak pisau di rumah, maka pisau bisa disimpan pada strip pisau magnetik. Cukup tempelkan pisau pada strip pisau magnet agar pisau tertata rapi dan teratur. 

Selain digunakan untuk menyimpan pisau, strip pisau magnet juga bisa digunakan untuk menyimpan peralatan masak dari stainless steel seperti sendok, garpu, sendok sayur, dan pengocok telur. 

Baca juga: Penggunaan Talenan Bambu Bisa Merusak Pisau, Kenapa?

Letakkan secara diagonal di dalam laci

Terakhir, cara menata peralatan memasak yaitu menyimpan di dalam laci secara diagonal. Buat sekat di dalam laci menggunakan papan kayu untuk mempermudah pengelompokan barang. 

Selain membuat laci lebih rapi, cara penyimpanan seperti ini juga membuat barang-barang lebih mudah ditemukan saat hendak digunakan. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau