Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Lemari Dapur, Ini Alasannya

Kompas.com, 22 April 2024, 07:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Best Life

JAKARTA, KOMPAS.com - Lemari dapur sering kali menyimpan sejumlah barang, seperti bumbu masakan dan makanan. 

Produk-produk ini kerap menumpuk di lemari dapur dan hanya akan membuangnya ketika sudah kosong atau kedaluwarsa. 

Baca juga: 6 Tips Menghemat Ruang di Dapur agar Terasa Lebih Luas

Bahkan, lemari dapur kerap menyimpan makanan yang seharusnya tidak berada di sana. Tentu saja, keberadaan makanan-makanan ini membuat lemari dapur tampak berantakan, penuh, serta menyulitkan Anda mencari barang yang dibutuhkan.  

Maka itu, penting mengetahui dan menyingkirkan barang-barang tersebut dari lemari dapur untuk membuatnya tampak teratur serta memudahkan Anda. 

Dilansir dari Best Life Online, Senin (22/4/2024), berikut sejumlah makanan yang sebaiknya tidak disimpan di lemari dapur

Kacang-kacangan dan biji-bijian

Makanan yang dappat memperpanjang usia.PIXABAY/PIVISO Makanan yang dappat memperpanjang usia.
Jen Brown, koki berpengalaman yang bekerja sebagai penata makanan profesional untuk film, mengatakan adanya banyak masalah dengan penyimpanan dapur yang tidak tepat saat ini karena suhu ruangan.

"Secara historis, rumah-rumah dulu jauh lebih dingin daripada sekarang, membuat lemari dapur menjadi tempat ideal menyimpan makanan," katanya. 

Baca juga: Catat, Ini Warna Lemari Dapur yang Harus Dihindari di 2024

Namun, suhu yang semakin panas telah meningkatkan suhu rata-rata rumah secara substansial dan suhu dapurmungkin terlalu tinggi untuk makanan tertentu. 

Menurut Brown, kacang-kacangan dan biji-bijian adalah salah satu kategori paling umum yang terpengaruh suhu dapur. 

"Kacang-kacangan dan biji-bijian rentan terhadap pertumbuhan bakteri dan dapat bau tengik ketika disimpan di dapur yang hangat," ungkapnya.

Jadi, sebaiknya menyimpan kacang-kacangan dan biji-bijian di dalam wadah kedap udara di kulkas atau freezer agar tetap segar.  

Baca juga: 5 Ide Kitchen Island di Dapur Kecil yang Fungsional

Roti

Ilustrasi roti tawar panggang. 
DOK. SHUTTERSTOCK/ Elena Veselova Ilustrasi roti tawar panggang.
Selanjutnya, makanan yang sebaiknya tidak disimpan di lemari dapur adalah roti.

Menurut Jesse Feder, ahli diet terdaftar yang bekerja dengan MyFoodAllergyTeam, mengatakan perubahan suhu juga dapat mempengaruhi roti. 

"Roti tidak dapat bertahan lama di dapur dan dapat mengering. Selain itu, di dapur yang lebih hangat, bisa membuat roti mulai ditumbuhi jamur," ucapnya.

Sebagai gantinya, Feder menyarankan meletakkan roti di atas meja untuk penggunaan jangka pendek atau menaruhnya di dalam freezer jika membutuhkan solusi penyimpanan jangka panjang, bukan lemari dapur.

Baca juga: 5 Ide Dapur Bergaya Mediterania yang Menawan

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau