Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 20 September 2024, 19:57 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Kecoak bisa menjadi masalah di rumah. Selain tidak enak dilihat, kecoak juga membawa zat seperti kotoran di tubuhnya. Kecoak dapat melepaskan zat tersebut ke udara dan menyebabkan reaksi alergi.

Selain itu, kecoak dapat mencemari makanan, peralatan, dan bahkan permukaan tempat kamu menyiapkan makanan. Hal ini dapat menyebabkan bahaya kesehatan, seperti keracunan makanan dan infeksi.

Kecoak dapat dibasmi dengan cepat menggunakan insektisida atau semprotan serangga. Namun, kamu juga bisa mengusir kecoak dengan cara alami, yakni menggunakan aroma-aroma yang tidak disukainya.

Mengutip Family Handyman, Jumat (20/9/2024), berikut adalah beberapa aroma yang tidak disukai kecoak.

Baca juga: 5 Cara Membasmi Kecoak Tanpa Semprotan Serangga

Minyak oregano

Ilustrasi tanaman oregano. SHUTTERSTOCK/SANDDEBEAUTHEIL Ilustrasi tanaman oregano.

Minyak esensial berbahan dasar tanaman herbal merupakan pembasmi kecoak yang efektif. Minyak ini mengeluarkan bau yang kuat dan menyengat, yang dapat mengusir serangga.

Minyak esensial tidak hanya efektif untuk mengusir kecoak, tetapi juga aman digunakan di sekitar makanan dan permukaan tempat menyiapkan makanan.

National Institute of Health (NIH) mengevaluasi lima senyawa minyak esensial yang populer, yakni eucalyptus, mint, yarrow, oregano, dan rosemary. Hasilnya, NIH menyatakan bahwa minyak oregano adalah yang paling efektif dan tahan lama. Aromanya yang kuat, pedas, dan menyengat terbukti dapat mengusir kecoak.

Baca juga: 5 Tanaman Pengusir Kecoak yang Bisa Ditanam di Rumah

Lavender

Lavender adalah spesies tanaman berbunga dalam keluarga mint. Tanaman ini telah digunakan selama berabad-abad untuk keperluan pengobatan dan kosmetik.

Lavender memiliki aroma harum dan segar bagi manusia. Namun, aroma lavender termasuk aroma yang tidak disukai kecoak.

Kamu bisa mengusir kecoak dengan membuat campuran minyak esensial lavender dan air. Caranya, tambahkan sekitar 10 hingga 15 tetes minyak esensial lavender ke dalam 240 ml air, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

Semprotkan cairan tersebut ke berbagai sudut rumah yang kerap didatangi kecoak. Aroma yang disemprotkan akan mengusir kecoak sekaligus dapat memenangkan dan meredakan stres manusia.

Baca juga: Cara Membasmi Kecoak di Lemari Dapur

Bunga krisan

Ilustrasi bunga krisan.Shutterstock/Xita Ilustrasi bunga krisan.

Krisan menghasilkan zat pembasmi alami bagi kecoak, yang disebut piretrum. Versi buatannya, piretroid, merupakan bahan aktif dalam banyak pestisida yang umum digunakan untuk mengendalikan sejumlah hama invasif.

Karena aroma krisan termasuk aroma yang tidak disukai kecoak, kamu bisa menggunakan tanaman krisan atau minyak esensialnya untuk mengusir kecoak dari rumah.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau