Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 6 Oktober 2024, 18:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Memakai pakaian kusut tentu bisa menurunkan rasa percaya diri. Namun, menyetrika juga bukan pekerjaan yang menyenangkan untuk dilakukan.

Kabar baiknya, ada solusi untuk menghilangkan kerutan pada pakaian selain menggunakan setrika. Cara ini patut dicoba jika kamu kerap malas menyetrika.

Mengutip Real Simple dan The Spruce, Minggu (6/10/2024), berikut adalah beberapa cara merapikan pakaian tanpa menggunakan setrika.

Baca juga: 5 Tips Memutihkan Pakaian yang Menguning Tanpa Pemutih

Gunakan hair dryer

Pengering rambut dapat bekerja dengan sangat baik untuk menghilangkan kerutan, terutama jika sedang bepergian dan tidak membawa setrika.

Untuk mengatasi kerutan dengan menggunakan hair dryer, gantungkan baju yang kusut pada gantungan baju. Kemudian, basahi bagian yang kusut dengan sedikit air.

Nyalakan pengering rambut dan fokuskan panasnya pada bagian pakaian yang paling kusut. Kamu juga dapat merapikannya dengan tangan jika perlu. Pastikan saja kamu tidak memegang hair dryer terlalu dekat dengan pakaian agar tidak berisiko merusak kain.

Baca juga: 5 Cara Mengeringkan Pakaian Saat Musim Hujan agar Tidak Bau Apak

Gunakan semprotan penghilang kerutan

Ilustrasi.PIXABAY/SQUIRREL_PHOTOS Ilustrasi.

Semprotan penghilang kerutan yang dijual di pasaran adalah cara termudah untuk menghilangkan kerutan, jika tidak memiliki setrika atau tidak sempat menggunakannya.

Caranya, langsung semprotkan saja pada bagian pakaian yang kusut, kibaskan dengan kuat, dan pakaian menjadi rapi seperti sudah disetrika.

Jika kamu tidak memiliki semprotan penghilang kerutan yang komersial, jangan khawatir. Kamu bisa membuat semprotan tersebut di rumah dengan bahan-bahan sederhana.

Baca juga: 5 Kesalahan Menyetrika yang Bisa Merusak Pakaian

Berikut cara membuat semprotan penghilang kerutan:

  • Campurkan 240 ml air (sebaiknya air suling, air matang, atau air kemasan) dan 1 sendok teh pelembut kain cair.
  • Tambahkan 1 sendok teh alkohol gosok untuk membantu cairan menguap lebih cepat.
  • Kocok larutan dalam botol semprot kosong, lalu aplikasikan pada pakaian yang kusut.

Jika kamu tidak punya pelembut kain, cobalah membuat semprotan penghilang kerutan buatan dengan cara ini:

  • Campurkan cuka putih dengan air dalam botol semprot (gunakan rasio 1 cuka:3 air).
  • Oleskan pada pakaian, lalu biarkan hingga kering dan kerutan akan hilang.
  • Untuk menambah aroma, tambahkan setetes minyak esensial favorit. Namun, jangan menambahkan terlalu banyak minyak karena dapat menyebabkan noda.

Gunakan catokan rambut

Berikutnya, cara merapikan pakaian tanpa setrika bisa dengan catokan rambut. Alat ini dapat digunakan sebagai setrika pakaian, bahkan berfungsi lebih baik pada area yang kecil, seperti kerah atau ruang sempit di antara kancing.

Baca juga: Antigosong, Ini Suhu Setrika Berdasarkan Jenis Pakaian

Sebelum menyalakan catokan, pastikan pelat catok bersih dan bebas dari produk apa pun yang dapat menodai pakaian.

Meskipun pelat catokan tidak tampak kotor, sebaikanya tetap bersihkan dengan alkohol sebelum kamu menggunakannya untuk menyetrika pakaian.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau