Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Stainless Steel Tanpa Bahan Kimia, Mudah dan Ampuh

Kompas.com, 31 Mei 2025, 09:37 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Stainless steel telah menjadi pilihan utama dalam desain dapur modern karena tampilan elegan dan daya tahannya. 

Namun, menjaga kilau stainless steel tanpa menggunakan bahan kimia bisa menjadi tantangan tersendiri. 

Pasalnya, permukaan stainless steel rentan terhadap noda sidik jari, percikan minyak, dan noda air, apalagi jika tidak dibersihkan dengan benar. 

Melansir Real Simple, Sabtu (31/5/2025), berikut adalah langkah-langkah mudah membersihkan stainless steel tanpa bahan kimia.

Baca juga: 5 Tips Memasak dengan Alat Masak Stainless Steel agar Hasil Maksimal

Alat dan bahan yang dibutuhkan 

Sebelum mulai membersihkan, siapkan bahan-bahan berikut yang ramah lingkungan dan aman untuk membersihkan stainless steel.

  • Kain microfiber atau kain lembut
  • Sabun cuci piring lembut
  • Cuka putih 
  • Soda kue
  • Air hangat

Cara membersihkan stainless steel tanpa bahan kimia 

Bersihkan permukaan dengan kain basah 

Langkah pertama untuk menghilangkan debu dan kotoran ringan adalah mengelap permukaan stainless steel menggunakan kain yang dibasahi air hangat.

Baca juga: Jangan Masak 5 Makanan Ini di Wajan Stainless Steel

  • Celupkan kain microfiber ke air hangat, lalu peras hingga lembap.
  • Lap permukaan stainless steel dari atas ke bawah, searah dengan serat.
  • Keringkan segera dengan kain kering agar tidak meninggalkan bekas air.

Gunakan cuka putih untuk hilangkan noda

Cuka putih memiliki sifat asam alami yang dapat melarutkan noda air, lemak, dan sidik jari. Cuka juga mampu mengembalikan kilau alami stainless steel tanpa meninggalkan residu kimia.

  • Campurkan 1 bagian cuka dengan 2 bagian air dalam botol semprot.
  • Semprotkan larutan ini langsung ke permukaan stainless steel.
  • Biarkan selama 30–60 detik, kemudian usap dengan kain microfiber bersih.
  • Bilas dengan air bersih dan lap hingga kering.

Baca juga: 4 Cara Membersihkan Kerak Air pada Wastafel Stainless Steel

Gunakan soda kue untuk noda membandel 

Jika ada noda gosong, kerak, atau bekas makanan yang sulit dibersihkan, soda kue dalah solusi terbaik. Metode ini sangat cocok untuk wastafel stainless steel, panci, atau permukaan yang terpapar suhu tinggi.

  • Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat pasta.
  • Oleskan pasta pada area bernoda dan biarkan selama 15–20 menit.
  • Basahi kain microfiber dengan air hangat dan gosok perlahan searah serat.
  • Bilas sisa pasta dengan air bersih dan keringkan dengan kain lembut.

Steam cleaning

Jika kamu memiliki steam cleaner di rumah, ini bisa menjadi metode lain yang juga aman dan higienis tanpa bahan kimia. 

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Stainless Steel untuk Wastafel Dapur

  • Gunakan nozzle kecil agar uap langsung mengenai permukaan yang kotor.
  • Arahkan uap ke bagian yang bermasalah, lalu lap permukaan dengan kain kering.
  • Hindari terlalu lama menyemprotkan uap pada satu titik agar tidak merusak lapisan pelindung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau