Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Kegunaan Kulit Jeruk untuk Membersihkan Rumah, Jangan Dibuang!

Kompas.com, 10 Juli 2025, 08:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sama dengan sampah makanan lainnya, kulit jeruk berakhir dibuang ke tempat sampah setiap kali selesai memakannya. 

Namun, lain kali kamu mengonsumsi satu atau dua jeruk, jangan buru-buru membuang kulitnya ke tempat sampah. 

Baca juga: 5 Cara Memanfaatkan Kulit Jeruk di Rumah, Bisa Jadi Pewangi Alami 

Ternyata, para ahli kebersihan profesional menjelaskan, kulit jeruk dapat dimanfaatkan kembali untuk pembersihan di rumah, menciptakan ruangan yang lebih bersih dan beraroma lebih menyenangkan. 

Nah, dikutip dari Homes and Gardens, Kamis (10/7/2025), berikut beberapa kegunaan kulit jeruk untuk membersihkan rumah

Segarkan pembuangan sampah 

Maria Mooney, pakar pembersih non-toksik dan Direktur Merek Eksekutif di Truly Free Home, mengatakan pembuangan sampah bekerja keras sepanjang waktu dan mungkin perlu sedikit penghilang bau. Kamu bisa menggunakan kulit jeruk untuk tujuan ini. 

"Minyak alami dalam kulit jeruk menawarkan aroma ringan dan menyenangkan serta keasamannya dapat membantu menghilangkan lemak," ujar Maria. 

Kulit jeruk juga menjadi cara andalannya untuk menyegarkan wastafel yang berbau. 

Armando Calderon, pemilik Joy's Cleaning Services, LLC, setuju bahwa kulit jeruk adalah taktik yang ampuh. "Semua orang biasanya memilih lemon, tetapi buah jeruk apa pun bisa digunakan," katanya. 

Baca juga: 4 Cara Menyuburkan Tanaman dengan Kulit Jeruk 

Tambahkan aroma ke kulkas 

Selanjutnya, kegunaan kulit jeruk untuk membersihkan rumah adalah menambahkan aroma ke kulkas. 

Jade Piper, Manajer Operasional BetterCleans, mengaku suka menambahkan kulit jeruk ke kulkas. "Ini adalah cara sederhana dan lebih cantik daripada sekotak baking soda," ucap Piper. 

Letakkan beberapa kulit jeruk di dalam mangkuk, lalu memasukkannya ke kulkas, dan membiarkan kulitnya menyerap bau tak sedap.

Setelah kulit jeruk mengering, buang dan lanjutkan dengan beberapa kulit jeruk segar, lalu ulangi sesuai keinginan.

Bersihkan microwave 

Microwave yang digunakan dapat kotor dan berbau sehingga perlu sedikit disegarkan. Kamu bisa memanfaatkan kulit jeruk untuk membersihkan dan menyegarkan microwave.

Mooney merekomendasikan meletakkan kulit jeruk di mangkuk tahan microwave, mengisinya dengan air, dan memanaskannya selama beberapa menit.

Seperti dijelaskannya, uap yang dihasilkan dari proses ini akan membantu melonggarkan kotoran di dalam microwave dan menghilangkan bau.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau