Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menyimpan Ikan di Kulkas dan Freezer agar Segar Berbulan-bulan

Kompas.com, 30 Juli 2025, 09:47 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak dari kita tidak memiliki banyak waktu untuk berbelanja setiap hari sehingga perlu menyetok makanan dengan menyimpannya di kulkas atau freezer, termasuk ikan. 

Sayangnya, ikan menjadi salah satu makanan yang paling banyak terbuang karena kekhawatiran para juru masak rumahan tentang kesegaran dan keamanan pangan.

Padahal, menyimpan ikan di kulkas dan freezer relatif mudah dilakukan. Menyimpan ikan di kulkas dengan tepat juga dapat menjaga kesegaran ikan lebih lama. 

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bau Amis Ikan di Dapur

Cara menyimpan ikan di kulkas

Ilustrasi ikan segar.FREEPIK/DASHU83 Ilustrasi ikan segar.
Praktik terbaik menyimpan ikan di kulkas dan freezer dimulai sebelum kamu meninggalkan toko atau pasar ikan.

"Jika berencana membeli ikan, bawalah pendingin atau tas belanja berinsulasi atau mintalah ikan dikemas di atas es," kata John Burrows, Direktur Teknis Makanan Laut di Alaska Seafood Marketing Institute di Juneau, dilansir dari Martha Stewart, Rabu (30/7/2025). 

Dengan cara ini, dapat menjaga ikan tetap dingin atau segar dari di pasar hingga dapur. 

"Setibanya di rumah, masukkan ikan segar ke kulkas dengan es batu, yang akan menjaganya tetap dingin tanpa membekukannya," ucap Gill Boyd, instruktur koki di Institute of Culinary Education.

Kamu dapat melakukannya dengan meletakkan ikan di atas loyang datar, meletakkan kompres es (atau kantong plastik berisi es yang dapat ditutup kembali) di atasnya, dan mengganti es saat mencair. 

Jika memungkinkan, letakkan ikan di atas loyang berlubang, lalu pindahkan ke loyang lain untuk menyerap air. "Kamu juga bisa menggunakan saringan dengan mangkuk lebih besar di bawahnya untuk menyerap air," kata Boyd. 

Baca juga: Catat, Ini Durasi Menyimpan Ikan di Kulkas 

Berapa lama ikan segar bertahan di kulkas?

Ilustrasi menyimpan ikan di kulkas.SHUTTERSTOCK/PJJARUWAN Ilustrasi menyimpan ikan di kulkas.
Eating Well mengatakan ikan segar dapat bertahan di kulkas selama satu hingga dua hari, tergantung ukuran ikan atau potongannya dan apakah ikan berlemak atau tidak.

Potongan ikan yang lebih besar dan ramping cenderung lebih tahan lama. Baik dari penjual ikan lokal maupun dari toko swalayan, pastikan memasukkan ikan sesegera mungkin ke kulkas setelah membelinya. 

Ikan segar seharusnya berbau segar atau seperti air asalnya. Jika fillet atau ikan utuh berbau amis, asam, atau seperti amonia, itu pertanda ikan tersebut harus dibuang.

Indikator lain ikan harus dibuang adalah jika ada perubahan warna, penggelapan, atau pengeringan di sekitar tepi fillet. Jika membeli ikan utuh, mata ikan harus jernih dan tidak keruh. 

"Untuk ikan segar, mata harus jernih dan kulit atau sisiknya harus cerah dan halus. Jika isi perutnya sudah dikeluarkan, periksa apakah ada perubahan warna di perut," tambah Burrows.

Saat menyimpan ikan segar di kulkas, masukkan ke dalam wadah dan letakkan di rak paling bawah untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau