Penulis
KOMPAS.com - Lantai rumah masih terasa kotor, bahkan lengket, meski telah membersihkannya.
Hal ini bisa terjadi bukan karena alat pembersih yang digunakan, melainkan kebiasaan yang dibangun seiring waktu yang membuat lantai semakin kotor setiap hari.
Baca juga: Cara Membersihkan Lantai Rumah Berdasarkan Materialnya
Para petugas kebersihan profesional mengatakan banyak dari kita tanpa sengaja memperburuk kondisi lantai melalui rutinitas sederhana sehari-hari.
Mulai dari, melewatkan memakai keset hingga terlalu sering menggunakan produk pembersih, kesalahan kecil ini dapat menyebabkan kekacauan lebih besar.
Untungnya, hal ini dapat diatasi dengan melakukan perubahan kecil. Dilansir dari Homes and Gardens, Sabtu (23/8/2025), berikut sejumlah kesalahan yang membuat lantai rumah kotor meski sudah dibersihkan.
Ilustrasi sepatu."Sepatu membawa minyak, bakteri, dan pasir yang cepat mengikis lantai, terutama karpet dan lantai kayu keras," jelasnya.
Melewatkan keset pintu masuk juga tidak membantu dan merupakan salah satu dari banyak kesalahan umum dalam membersihkan rumah.
Tanpa keset untuk memerangkap kelembapan dan kotoran, kamu menyebarkan kotoran ke seluruh rumah di setiap langkah.
Veronica Smith dari Dallas Maids mengatakan keset yang bagus di setiap pintu dapat memerangkap hingga 95 peren kotoran, bahkan versi dasar pun hanya perlu dikibaskan atau disedot debu agar tetap efektif.
Kesalahan kecil, seperti tidak mengeringkan sepatu atau penempatan keset yang buruk, dapat membuat lantai tampak kusam.
Lantai kayu keras sangat rentan dan kebiasaan umum yang merusak lantai kayu sering kali disebabkan gesekan serta kotoran dari sepatu.
Baca juga: Seberapa Sering Harus Mengepel Lantai Rumah? Ini Durasi dan Tandanya
Ilustrasi mengepel lantai dengan kain pel.Sedikit percikan air mungkin tampak sepele, tetapi membiarkan tumpahan mengering dapat menyebabkan residu lengket yang menarik lebih banyak kotoran.
"Titik-titik lengket menjadi magnet bagi debu," kata Matthew, yang merekomendasikan segera membersihkannya dengan kain mikrofiber atau kain pel basah.