Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Cara Mengusir Cicak di Rumah Tanpa Menyentuhnya

Kompas.com, 17 September 2025, 07:40 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Cicak sering muncul di dinding, meja dapur, atau bahkan lemari pakaian. Meski hewan kecil ini tidak berbahaya, banyak orang merasa geli atau jijik melihat cicak berkeliaran di rumah, apalagi untuk menangkap dan membuangnya.

Nah, kabar baiknya, ada banyak cara alami dan sederhana untuk mengusir cicak dari rumah tanpa perlu menyentuhnya. Dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana dan menjaga kebersihan lingkungan, cicak bisa dijauhkan dari rumah dengan mudah.

Cara mengusir cicak tanpa menyentuhnya 

Ilustrasi produk pembersih alami di rumah. SHUTTERSTOCK/THAMKC Ilustrasi produk pembersih alami di rumah.

Dilansir dari The Spruce, berikut adalah beberapa cara mengusir cicak dari rumah tanpa menyentuhnya:

Baca juga: 7 Cara Mengusir Semut di Pot Tanaman dan Mencegahnya Kembali

Gunakan semprotan cabai

Cicak sangat tidak suka bau menyengat dari cabai atau bubuk lada. Caranya mudah, cukup campurkan bubuk cabai dengan air, lalu semprotkan ke sudut rumah, ventilasi, atau area yang sering dilewati cicak.

Bau pedas dari semprotan ini akan membuat cicak menjauh tanpa kamu perlu menyentuhnya.

Gunakan bawang 

Potongan bawang merah atau bawang putih bisa diletakkan di area strategis, seperti dekat pintu atau celah jendela, guna menjauhkan cicak dari rumah. 

Cicak tidak tahan dengan aroma tajam dari bahan dapur ini, sehingga cicak akan menghindari ruangan tersebut. Jika ingin lebih praktis, buat larutan bawang dengan air dan semprotkan ke area tertentu.

Baca juga: 6 Tanaman Herbal yang Dapat Mengusir Kucing Liar dari Kebun

Semprotkan cuka putih 

Larutan cuka putih dengan air juga ampuh mengusir cicak. Caranya, semprotkan di sekitar pintu masuk, ventilasi, atau sudut rumah. Bau asam dari cuka akan membuat cicak enggan berlama-lama di rumah.

Letakkan kapur barus

Meletakkan kapur barus di dapur, kamar mandi, atau jendela bisa membuat cicak kabur karena baunya sangat menyengat. Cara ini efektif, tetapi perlu hati-hati karena kapur barus beracun bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

Baca juga: 6 Tanaman yang Dapat Mengusir Tikus dari Rumah, Hilang Selamanya

Letakkan tanaman aromatik 

Tanaman seperti peppermint, serai, dan eucalyptus memiliki aroma yang tidak disukai cicak. Dengan menanam tanaman ini di halaman atau di dalam rumah, cicak akan enggan mendekat. 

Taburkan ampas kopi

Ampas kopi bekas bisa ditaburkan di sekitar pintu, taman, atau pondasi rumah. Aromanya yang tajam dan teksturnya yang kasar membuat cicak enggan melintasinya. 

Pelihara kucing

Jika kamu memelihara kucing, biarkan naluri alaminya bekerja. Kucing suka mengejar cicak yang berlarian di dinding atau lantai. 

Meski tidak selalu menangkapnya, keberadaan kucing sebagai predator sudah cukup membuat cicak takut untuk menetap di rumah.

Baca juga: 8 Cara Mengusir Nyamuk Tanpa Semprotan Serangga

Cara mencegah cicak datang kembali

Ilustrasi AC. Shutterstock/M-Production Ilustrasi AC.

Selain mengusir cicak, penting juga untuk mencegah hewan ini datang kembali lagi. Berikut adalah beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

  • Menjaga suhu rumah tetap sejuk dengan AC atau kipas.
  • Mengurangi kelembapan ruangan dengan dehumidifier.
  • Membuang sisa makanan dalam tempat sampah tertutup rapat.
  • Mengendalikan populasi serangga kecil yang menjadi makanan cicak.
  • Merapikan rumah agar tidak banyak tempat persembunyian.
  • Menutup celah di pintu, jendela, dan ventilasi.
  • Memperbaiki kebocoran air dan menghilangkan genangan.

Jika cicak masih saja muncul meski sudah mencoba berbagai cara dan kamu merasa sangat terganggu, mungkin kamu perlu memanggil jasa pengendalian hama

Ahli bisa menemukan celah masuk yang tidak terlihat dan menggunakan pengusir cicak yang lebih kuat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau