Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Warna Cat Kamar Tidur yang Dapat Merusak Istirahat

Kompas.com, 19 Oktober 2025, 08:21 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Warna cat tidak hanya dapat mempengaruhi suasana hati, tapi juga kualitas tidur.  

Ada warna cat yang mendorong relaksasi dan membangkitkan rasa tenang, membantu  beristirahat dan tidur dengan tenang. 

Baca juga: Warna Cat Dinding yang Dapat Menyerap Panas

Namun, ada juga warna cat yang merangsang pikiran, memberi energi pada tubuh, dan memicu emosi yang membuat kamu tetap terjaga alih-alih membantu tertidur.

"Saat mendesain kamar tidur yang memfasilitasi relaksasi dan tidur, warna memainkan peran penting dalam membentuk kedamaian ruangan," kata Kendra Cosenza, Manajer Merek di Mulberry Park Silks.

Memilih warna cat kamar tidur lebih dari sekadar mendesain ruangan yang menarik secara visual karena warna dapat berdampak langsung pada kualitas tidur malam.

Nah, dikutip dari Better Homes and Gardens, Minggu (19/10/2025), berikut beberapa warna cat kamar tidur yang dapat merusak istirahat.

Kuning cerah

Kuning telah menjadi warna yang sedang tren dalam beberapa bulan terakhir. Meski kamu sering melihatnya digunakan di kamar tidur, tidak semua corak warna ini cocok untuk ruangan yang tenang.

Warna kuning cerah menyalurkan energi yang intens, menstimulasi otak, dan mencegah untuk tertidur lelap.

"Meski warna-warna ini dapat terlihat indah di ruangan yang dimaksudkan untuk bersosialisasi dan beraktivitas, warna ini dapat meningkatkan tingkat energi, yang menyebabkan kegelisahan," ucap Cosenza.

Banyak orang tertarik pada warna kuning karena sifatnya yang ceria dan positif, jadi jika kamu ingin menggunakan cat kuning di kamar tidur, berhati-hatilah dan pilih corak yang menenangkan.

Pilih warna kuning mentega pucat yang lembut untuk menciptakan ruangan yang terang dan lapang atau pilih corak kalem yang cenderung ke arah cream yang menenangkan. 

Baca juga: 6 Warna Cat yang Membuat Rumah Tampak Mahal dan Mewah 

Merah cerah

Ilustrasi kamar tidur dengan warna cat kuning yang dianggap dapat mengganggu kualitas tidur. SHUTTERSTOCK/archideaphoto Ilustrasi kamar tidur dengan warna cat kuning yang dianggap dapat mengganggu kualitas tidur.
Selanjutnya, warna cat kamar tidur yang dapat merusak istirahat adalah merah cerah. Hindari warna merah cerah yang memberi energi pada tubuh dan menstimulasi pikiran.

"Walau merah cerah, kuning cerah, dan oranye menyala terasa sangat hangat, warna-warna tersebut juga memiliki efek stimulasi pada tubuh dan pikiran kita," ucap Cosenza.

Warna cat merah memberikan pernyataan desain yang berani, tetapi juga sangat jenuh dan dapat mempengaruhi suasana hati serta energi kamu sedemikian rupa sehingga detak jantung meningkat—yang tentu saja tidak mendukung tidur nyenyak.

Merah diasosiasikan dengan gairah, energi, dan kegembiraan, dan intensitasnya kurang cocok untuk tidur.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau