Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Tanaman yang Tumbuh Subur dengan Kompos Kulit Kentang

Kompas.com, 9 Januari 2026, 14:49 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kulit kentang yang diolah baik ternyata dapat memberikan banyak manfaat untuk tanaman di rumah.

Kulit kentang kaya akan nutrisi, seperti kalium, fosfor, dan magnesium, yang dapat mendorong pertumbuhan akar, pembungaan, serta hasil panen melimpah. 

Baca juga: Mengapa Kentang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas? 

Beberapa tanaman, seperti tomat dan stroberi, membutuhkan kandungan nutrisi yang dihasilkan kulit kentang agar lebih cepat berkembang serta menghasilkan buah melimpah.

Ada beberapa cara mudah menggunakan kulit kentang untuk tanaman di rumah. Pertama, digunakan sebagai tambahan kompos untuk membuat bahan organik yang kaya nutrisi. 

Kedua, merendamnya dalam air untuk membuat pupuk cair kulit kentang untuk penyiraman rutin. Kegita, mengeringkan dan menggilingnya menjadi bahan perbaikan tanah yang melepaskan nutrisi secara perlahan.

Nah, dirangkum dari House Digest, Jumat (9/1/2026), berikut beberapa tanaman yang tumbuh subur dengan kompos kulit kentang.

Tomat

Ilustrasi tanaman tomat. UNSPLASH/CESAR FERNANDES Ilustrasi tanaman tomat.
Tanaman tomat sangat diuntungkan dari kandungan kalium dan fosfor yang disediakan  kompos kulit kentang.

Fosfor dapat mendukung pertumbuhan akar yang kuat dan perkembangan buah, sementara kalium berguna untuk penyerapan air, nutrisi, serta fotosintesis.

Pemberian kompos atau pupuk cair dari kulit kentang dapat memperbaiki struktur tanah dan menyehatkan tanah, yang pada akhirnya meningkatkan hasil panen selama musim tanam. 

Baca juga: Cara Menanam Kentang dari Biji, Dijamin Berhasil 

Cabai

Selanjutnya, tanaman yang tumbuh subur dengan kompos kulit kentang adalah cabai. Kandungan kalium dan fosfor pada sisa kentang dapat membuat tanaman cabai tumbuh subur.

Pemberian kompos kulit kentang mendorong perkembangan akar yang kuat, pembentukan bunga, dan kesehatan tanaman secara keseluruhan.

Selain itu, kandungan kalsium dan magnesium, sebagai mikronutrien penting, dapat membantu menyuburkan tanah.

Waktu terbaik pemberian kompos atau pupuk cair adalah saat masa berbunga atau pembentukan buah karena dapat meningkatkan rasa pedas pada cabai. Pemberian jangka panjang dapat membantu menjaga ketahanan tanaman.

Stroberi

Ilustrasi tanaman stroberi.UNSPLASH/NAO TAKABAYASHI Ilustrasi tanaman stroberi.
Tanaman stroberi sangat membutuhkan pupuk organik yang mengandung banyak fosfor dan kalium untuk membantu memperkuat akar dan produksi buah, seperti kulit kentang. 

Tambahkan pupuk kulit kentang saat masa penanaman karena pada tahap ini tanaman lebih mudah menyerap fosfor dan kalium.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau