Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menghilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Pakaian

Kompas.com, 5 Februari 2026, 11:06 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hewan peliharaan, baik anjing maupun kucing, terkadang merasa manja dan ingin berada di pangkuan pemiliknya. 

Ketika berada di pangkuan pemilikinya, sahabat bulu sebenarnya sedang mencari perhatian, kehangatan, atau rasa nyaman. 

Baca juga: Cara Mengetahui Usia Kucing Menurut Dokter Hewan, Bisa Gigi dan Bulu

Setelah bermanja-manja, tak jarang bulu hewan peliharaan tertinggal atau menempel pada pakaian. Bagi mereka yang memiliki alergi, bulu hewan peliharaan ini dapat memicu masalah alergi, seperti bersin-bersin, batuk, hingga gatal.

Tak hanya itu, bulu hewan peliharaan yang menempel pada pakaian terkadang juga bisa sulit dihilangkan.

Dilansir dari Better Homes and Gardens, Kamis (5/2/2026), berikut beberapa cara menghilangkan bulu hewan peliharaan dari pakaian.

Gunakan mesin pengering siklus tanpa panas

Ilustrasi keranjang cucian, Ilustrasi mencuci pakaian.PIXABAY/_alicja_ Ilustrasi keranjang cucian, Ilustrasi mencuci pakaian.
Membersihkan bulu hewan peliharaan dengan teknik ini cukup sederhana. Mulailah  memasukkan pakaian yang dipenuhi banyak bulu hewan peliharaan ke dalam mesin pengering tanpa siklus pemutaran panas selama lima sampai 10 menit.

Tambahkan dengan beberapa lembaran pengering (dryer sheet) sebelum menyalakan mesin pengering. Memasukkan dryer sheet dapat mengurangi sebagian bulu hewan yang terlihat, terutama jika pakaian tersebut baru saja dikenakan.  

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bulu Hewan Peliharaan yang Menempel pada Pakaian

Meski begitu,  Sammy Wang, ilmuwan senior bidang pencucian di P&G Fabric Care, menyebut cara ini dianggap kurang efektif karena tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan karena dryer sheet tidak dapat bekerja secara optimal tanpa panas.

Dryer sheet dirancang untuk digunakan bersama pakaian basah di dalam mesin pengering dan diaktifkan oleh panas sehingga membutuhkan panas dari pengering untuk memberikan manfaatnya,” ujar Wang. 

Gunakan mesin pengering siklus panas 

Jika mesin pengering tanpa panas kurang efektif menghilangkan bulu hewan peliharaan, cobalah menaikan suhu dan menambahkan handuk bersih yang lembap (handuk tangan pun bisa digunakan) untuk menyingkirkan bulu anabul dengan lebih efektif dari pakaian. 

Masukkan pakaian yang memiliki bulu peliharaan, lalu handuk lembap, dan dryer sheet ke  mesin pengering. Kemudian, jalankan mesin pengering dengan suhu rendah hingga sedang selama lima hingga 10 menit.

Semakin banyak bulu hewan peliharaan yang menempel, semakin lama durasi menjalankan pengering siklus panas tersebut.

Handuk lembap akan memicu sensor kelembapan di pengering, sedangkan panas akan mengaktifkan dryer sheet sehingga dapat mengurangi listrik statis, melepaskan bulu, dan mencegahnya menempel di kemudian hari. 

Baca juga: Haruskah Menyisir Bulu Kucing Setiap Hari? Ini Kata Dokter Hewan

“Meski bulu hewan peliharaan mungkin tidak semuanya menempel pada dryer sheet, bulu tersebut akan lebih sedikit menempel pada kain dan akan lebih mudah disikat,” kata Wang.

Wang menambahkan cara ini juga akan membantu bulu hewan peliharaan terperangkap di saringan serat (lint trap) di mesin pengering, yang dapat dibersihkan dengan mudah dan sebaiknya dibersihkan setiap selesai siklus pengeringan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau