Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hindari Kesan Mononton, Ini Cara Mengombinasikan Warna Furnitur Kayu

Kompas.com, 24 Februari 2026, 20:56 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Kayu menjadi salah satu material yang banyak digunakan untuk furnitur. Bahan ini kuat, tahan lama, ramah lingkungan, memiliki tampilan yang alami, serta menghadirkan kesan elegan pada ruangan.

Sayangnya, menghadirkan furnitur kayu pada ruangan sering kali menjadi tantangan, salah satunya warna yang harus senada. 

Baca juga: 4 Hal yang Penting Diperhatikan Saat Membeli Furnitur Bekas 

Meja dan kursi kayu dengan warna berbeda dapat menciptakan kesan kontras yang mencolok. Begitu pun mempertahankan warna kayu untuk disandingkan dengan elemen kayu lainnya justru akan menciptakan kesan monoton.

Karena itu, mencampur dan mencocokkan material ini cukup menguras membingungkan dan membuat bertanya-tanya apakah harus mencocokkan warna kayu sama sekali.

Bolehkah menyeragamkan warna furnitur kayu di rumah?

Menyeragamkan warna furnitur kayu sebenarnya tidak masalah jika warnanya serasi. Meski begitu, sejumlah desainer sepakat perpaduan warna kayu yang berbeda sering kali memberikan tampilan lebih baik.

Yazmin Gutierrez, desainer interior yang berdomisili di Amerika Serikat, mengatakan ketika menambahkan warna kontras pada elemen kayu dan dilakukan dengan benar, hal ini akan menciptakan ruang dinamis yang terasa lebih mewah secara alami. 

Karena itu, penting menemukan keseimbangan tepat saat memadukan elemen kayu. 

Danielle Rockstroh, desainer interior dan pendiri Dwelle Design Studio, mengatakan furnitur kayu berwarna sama justru dapat membuat rumah terasa monoton. 

Salah satu cara menghindari tampilan monoton pada elemen kayu adalah menciptakan ruangan yang tertata baik dan memadukan nuansa warna elemen kayu tersebut.

"Menjaga elemen kayu dalam kelompok warna yang sama dapat menambah kedalaman dan kekhasan sekaligus tetap terasa kohesif," ucap desainer Susan Jamieson, dilansir dari The Spruce, Selasa (24/2//2026). 

Baca juga: 6 Cara Menghilangkan Goresan pada Furnitur Kayu 

Kapan furnitur kayu cocok diserasikan?

Meski variasi warna kayu dapat membuat tampilan ruangan menjadi lebih menarik dan khas, adakalanya elemen kayu harus menggunakan warna serasi sepenuhnya.

Rockstroh menjelaskan ada beberapa situasi warna kayu harus benar-benar serasi. Misalnya, lantai dan anak tangga, dua wastafel di kamar mandi yang sama, dan ketika dua perabot kayu digabungkan, seperti pada lemari built-in.

Bagian lain yang memerlukan keserasian pada elemen kayu adalah area dapur, khususnya bagian lemari atas dan bawah. Beberapa kombinasi furnitur juga terlihat paling baik ketika serasi.

"Mencocokkan kaki sofa dengan meja kopi yang terbuat dari kayu dapat menciptakan tampilan menarik. Tampilan ini memberikan kesan kokoh dan harmonis dengan ruangan," imbuh Gutierrez.

Jamieson menyarankan jika ingin mencampurkan furnitur kayu dari era berbeda, pastikan jenis kayunya cocok agar memiliki kesamaan. 

Baca juga: Cara Menghilangkan Warna Oranye pada Furnitur Kayu agar Kembali Baru 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau