Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Kesalahan Dekorasi yang Membuat Ruangan Terlihat Tidak Menarik

Kompas.com, 24 Februari 2026, 19:10 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Mendekorasi ruangan dapat menciptakan tampilan yang menarik dan nyaman. 

Namun, meski sudah berusaha menghias ruangan, terkadang hasilnya tidak sesuai keinginan. Sebaliknya, ruangan tampak buruk dan membosankan. 

Baca juga: Cuma Bikin Boros Uang, Jangan Pasang Wallpaper di Ruangan Ini 

Hal ini bisa disebakan sejumlah kesalahan, seperti penggunaan elemen dekorasi yang salah, terlalu banyak, serta kurangnya pencahayaan. 

Untuk menghindarinya, dikutip dari The Spruce, Selasa (24/2/2026), Joe Olson, desainer interior sekaligus pemilik Olson Twombly yang berbasis di Amerika Serikat, (AS), dan Mary Mazumdar, desainer interior dan pendiri Belle Aura yang berdomisili di AS, membagikan sejumlah kesalahan dekorasi yang membuat ruangan terlihat tidak menarik.

Terlalu banyak area lantai yang terbuka

Dalam menciptakan kesan clean, sederhana tapi tetap rapi pada ruangan, sering kali beberapa furnitur perlu dikurangi, misalnya karpet. 

Tidak hanya membuat ruangan terasa lebih terbuka, luas, dan segar. Tampilan ini juga membantu mempermudah pembersihan rumah karena minim barang-barang dan furnitur. 

Di sisi lain, Mazumdar justru mengatakan penting untuk mempertimbangkan seberapa banyak ruang lantai yang terbuka di rumah.

Tanpa tampilan yang terasa seperti karpet, lantai rumah dapat dengan mudah terlihat terlalu steril.

Tampilan steril dan clean ini biasanya disebabkan karena terlalu banyak ruang kosong pada lantai seperti furnitur yang sedikit atau karpet yang terlalu kecil.

"Memahami luas total sebuah ruangan dan memilih ukuran serta jumlah furnitur yang tepat adalah kunci untuk mengatasi area kosong pada lantai. Ingat untuk selalu memilih karpet yang ukurannya tepat," kata Mazumdar. 

Baca juga: 5 Cara Menciptakan Alur Pergerakan yang Mulus dan Nyaman di Ruangan 

Membeli satu set furnitur yang serasi

Selanjutnya, kesalahan dekorasi yang membuat ruangan terlihat tidak menarik adalah membeli satu set furnitur yang serasi.

Satu set furnitur yang serasi dapat menghasilkan tampilan yang terintegrasi dan harmonis.

"Foto-foto tersebut dimaksudkan untuk memamerkan koleksi furnitur, tapi tidak seharusnya menginspirasi untuk membeli seluruh koleksi tersebut," kata Olson.

Alih-alih menampilkan set furnitur yang serasi, Olson mengatakan ruangan yang dipenuhi dengan furnitur yang tampak dikumpulkan dari waktu ke waktu justru selalu sukses untuk membuat ruangan terasa lebih ramah dan personal 

"Set yang serasi, seperti pelapis furnitur dengan gaya yang sama atau meja samping yang serasi, sering kali terasa membosankan," ujar Olson.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau