Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beres Dipersolek via IJD, Jalur Pansela Cilacap-Kebumen Kian Nyaman Dilintasi

Kompas.com, 29 Maret 2024, 16:25 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KEBUMEN, KOMPAS.com - Jalur Pantai Selatan (Pansela) di Jawa Tengah (Jateng), khususnya rute Cilacap-Kebumen, kondisi jalannya sudah mulus.

Berdasarkan pantauan Tim Merapah Trans-Jawa 2024 pada Jumat (29/03/2024), Jalur Pansela Cilacap-Kebumen sudah memiliki jalan yang lebar dengan permukaan jalan bagus.

Selain itu, ruas jalan tersebut juga menyuguhkan pemandangan alam yang masih asri, berupa persawahan dan pepohonan. Bahkan dekat dengan spot-spot wisata pantai.

Hal itu sebelumnya juga telah dikonfirmasi oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-D.I.Yogyakarta (Jateng-DIY), Rien Marlia dalam konferensi pers kesiapan jalur Lebaran 2024, di Semarang, pada Rabu (27/03/2024).

Dia menyampaikan, jalur Lebaran Pansela Jateng yang sebelumnya masih menjadi tantangan yaitu di ruas Adipala-Ayah-Jladri, menghubungkan Jalur Pansela Cilacap dengan Kebumen.

Akan tetapi, kini ruas tersebut telah tertangani melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan total panjang 44,7 km.

"Ruas Adipala-Ayah-Jladri yang menjadi PR di Pansela Jateng alhamdulillah melalui Program IJD tahun 2023 sudah kami tangani sehingga kondisinya sekarang lebih lebar, perkerasan jalannya juga sudah baru, sehingga lebih nyaman dan lebih aman untuk dilintasi," jelas Rien dikutip dari laman Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Baca juga: Catatan Perjalanan Bandung-Cilacap, Jalan Berkelok dan Minim PJU

Secara keseluruhan, tingkat kemantapan jalan nasional di Jateng dengan total panjang mencapai 1.887,29 km juga meningkat dalam satu tahun terakhir.

"Pada Lebaran tahun lalu (2023), kemantapan jalan nasional di Jateng-DIY berdasarkan pada hasil survey Semester II tahun 2022 sebesar 94,31 persen, sedangkan Lebaran kali ini berdasarkan hasil survey Semester II Tahun 2023 kemantapan jalan nasional Jateng-DIY sudah naik menjadi 96,97 persen," terangnya.

Untuk jalan nasional di Jateng dengan panjang mencapai 1.580,95 km, tingkat kemantapannya sebesar 96,73 persen. Sementara jembatan nasional berjumlah 858 buah dengan panjang 33.432,87 meter dalam kondisi 91,94 persen mantap.

Sedangkan di DIY, panjang jalan nasional mencapai 306,34 km dengan kemantapan 98,22 persen. Sementara jembatan nasional berjumlah 132 buah dengan panjang 7.632,5 meter dalam kondisi 98,92 persen mantap.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau