YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Menjelang perayaan Paskah, lima gereja di Gunungkidul dilakukan sterilisasi oleh penjinak bom (Jibom) Sat Brimob Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (1/4/2026).
Salah satunya adalah Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari.
Kabid Rumah Tangga Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari, Benediktus Wibawa mengatakan, misa besar pada virgili Paskah akan diikuti sekitar 2.200 umat pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 17.30 WIB.
"Tim gegana setiap hari raya dilaksanakan pengamanan, setiap Natal maupun Paskah," kata dia.
Baca juga: Serangan Ulat Bulu di Boyolali, Serbu Gereja dan Permukiman Jelang Paskah
Pantauan di Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari, beberapa petugas nampak menyisir area gereja, mulai dari pintu masuk hingga altar.
Petugas menggunakan alat seperti hand held metal detector, hingga hand held mirror.
Beberapa petugas bahkan sampai melihat di bawah kolong kursi umat untuk memastikan tidak ada benda berbahaya.
Umat Katolik memulai Tri Suci yakni mulai Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah, hingga Paskah.
"Sterilisasi dilakukan persiapan Paskah beberapa hari ke depan," kata Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa ditemui di Gereja Santo Petrus Kanisius.
Baca juga: Kamis Putih, Jumat Agung, dan Paskah Memperingati Apa? Ini Perbedaannya
Kapolres mengatakan, ada 5 gereja yang dilakukan sterilisasi menjelang Paskah, yakni Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari, Gereja Kristen Jawa Wonosari, Gereja Santo Yusuf Bandung Playen, Gereja Kristen Jawa Wiladeg Karangmojo, dan Gereja Santo Petrus Paulus Kelor Karangmojo.
Selain itu, Polres Gunungkidul juga akan menyiapkan 250 personel untuk pengamanan 43 gereja.
Baca juga: Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Ini Makna dan Hubungannya dalam Iman Kristiani
Selain dari pihak kepolisian dan internal gereja pagar, pengamanan juga melibatkan ormas keagamaan.
"Dari Banser, internal gereja pagar, dan umat Hindu," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang