Penulis
KOMPAS.com - Klub kasta kedua, TOP Oss, secara resmi melayangkan protes kepada Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) terkait kelayakan bermain bek kiri Willem II, Nathan Tjoe-A-On, dalam pertemuan kedua tim beberapa waktu lalu.
Langkah hukum ini diambil karena muncul keraguan mengenai status Nathan Tjoe-A-On yang kini merupakan pemain internasional Indonesia.
Jika terbukti ada pelanggaran administratif terkait izin kerja pemain non-Uni Eropa, TOP Oss menuntut agar hasil pertandingan yang berakhir 1-3 untuk kemenangan Willem II tersebut dinyatakan tidak sah dan dilakukan penjadwalan ulang.
Aksi TOP Oss ini merupakan buntut dari kasus serupa yang menimpa bek Go Ahead Eagles, Dean James.
Sebelumnya, klub NAC Breda telah lebih dulu mengajukan banding karena James, yang juga berstatus pemain Timnas Indonesia, dianggap tidak memenuhi kualifikasi izin kerja saat diturunkan.
Baca juga: Nathan Tjoe-A-On Gemilang, Willem II Semakin Dekat ke Eredivisie
Situasi ini memicu perdebatan mengenai apakah para pemain ini masih memegang paspor Belanda atau harus dikategorikan sebagai pemain asing non-Uni Eropa dengan standar gaji tertentu.
Pihak klub mengonfirmasi telah menghubungi KNVB sejak akhir pekan lalu untuk menyelidiki validitas laga yang berlangsung pada 13 Maret 2026 tersebut.
"TOP Oss mengikuti perkembangan dalam sepak bola profesional dan telah meminta KNVB, dalam jangka waktu yang ditentukan, untuk menyelidiki pertandingan TOP Oss - Willem II pada 13 Maret 2026," demikian pernyataan klub secara tertulis dikutip dari Brabants Dagblad.
"Berdasarkan informasi yang tersedia, terdapat keraguan mengenai kelayakan seorang pemain Willem II," imbuhnya.
Menanggapi desakan tersebut, otoritas sepak bola Belanda menyatakan bahwa kasus ini sangat kompleks karena melibatkan dimensi hukum kewarganegaraan dan regulasi Eredivisie.
Meskipun ada tuntutan pengulangan laga, dewan kompetisi mengisyaratkan bahwa hasil pertandingan kemungkinan besar akan tetap berlaku.
Baca juga: Nathan Tjoe-A-On Raih Kemenangan Penting Jelang FIFA Series
Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, menyatakan bahwa fokus saat ini adalah penyelidikan dari jaksa penuntut sepak bola profesional.
Thom Haye, Nathan Tjoe-A-on, Ole Romeny, tengah berlatih pada Selasa (27/5/2025). Para pemain Timnas Indonesia mengadakan Training Camp di lapangan latihan Bali United di Gianyar Bali jelang ronde laga-laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra China dan Jepang.“Ini adalah masalah yang sangat kompleks yang akan diteliti oleh jaksa penuntut sepak bola profesional," jelas Jan de Jong dikutip dari BD.
"Itu bisa memakan waktu. Dewan kompetisi bermaksud untuk menganggap semua pertandingan yang telah dimainkan sebagai telah dimainkan."
"Dan membiarkan hasilnya tetap berlaku. Itulah keputusannya, setidaknya, sampai kita tahu pasti apa yang dikatakan jaksa penuntut, kemudian kita akan mengambil keputusan final,” lanjutnya.