Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Andrew Jung, Antara Harry Kane dan Misi Hattrick Juara Persib

Kompas.com, 25 Maret 2026, 16:41 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Bomber Persib, Andrew Jung, mencoba terus belajar dari striker kelas dunia. Setelah awal sulit dan jatuh sakit, Jung bangkit dan bertekad menuntaskan misi Persib hattrick juara.

Andrew Jung saat ini berstatus pemain tersubur Persib Bandung di kancah Super League 2025-2026.

Pria Perancis kelahiran 8 Oktoberr 1997 tersebut sudah mengemas 10 gol untuk Maung Bandung musim ini.

Bintang Persib yang paling mendekati catatan Andrew Jung adalah Uilliam Barros yang terhitung delapan kali menggetarkan jala gawang lawan di Super League 2025-2026.

Bagi Andrew Jung, musim 2025-2026 ini merupakan pengalaman pertamanya mentas di luar Eropa.

Baca juga: Kata Andrew Jung tentang Dua Bintang Persib di Timnas Indonesia

Perjalanan karier Andrew Jung membentang setelah mentas dari akademi Stade de Reims, dengan membela klub-klub seperti Concarneau, Chateauroux, Quevilly, Ostende, Nancy, Valenciennes, dan OFI Crete.

Awal Sulit Andrew Jung di Persib

Kebersamaan dengan Persib Bandung jelas jadi tantangan baru bagi pria berpostur 192 cm ini.

“Saya pikir pada awalnya sedikit sulit karena saya tak memiliki waktu persiapan di Eropa,” tutur Andrew Jung kepada KOMPAS.com di Wisma Perancis, Jakarta, Selasa (24/3/2026)

“Saat saya datang ke sini saya tak dalam kondisi fit. Lalu saya jatuh sakit dan semuanya menjadi lebih sulit,” ucapnya menjelaskan

Awalan sulit di Indonesia tak serta-merta merontokkan semangat juang Andrew Jung. Ia bangkit dan mulai menemukan ketajaman.

Baca juga: Kurzawa di Persib: Dari Zlatan ke Beckham Putra, Pesona Indonesia, dan “1, 2, 3”

Gol-gol mulai mengalir. Langkah Persib sampai ke 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026 tak lepas dari kontribusi lima gol yang dipersembahkan pesepak bola kelahiran Remiremont, kota di timur laut Perancis.

Andrew Jung berharap gol-golnya bisa membantu menuntaskan misi Persib menjadi kampiun Liga Indonesia dalam tiga musim beruntun.

Pemain Persib Bandung, Andrew Jung (kiri), menyerahkan jersey Persib kepada Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Fabian Penone, di Jakarta, Selasa (24/3/2026).KOMPAS.com/Sem Bagaskara Pemain Persib Bandung, Andrew Jung (kiri), menyerahkan jersey Persib kepada Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Fabian Penone, di Jakarta, Selasa (24/3/2026).

Maung Bandung sudah berada dalam trek yang tepat lantaran mereka kini memuncaki klasemen Super League 2025-2026, di atas para pesaing terdekat semodel Borneo FC dan Persija.

“Namun, sekarang saya bermain lebih baik dan lebih baik lagi. Saya berharap sembilan pertandingan terakhir kami bisa menjadi lebih baik,” tutur Andrew Jung kepada KOMPAS.com.

Baca juga: Kurzawa Jadi Jembatan Kerja Sama Persib dan Pemerintah Perancis

“Kami percaya diri. Normal, kami harus bersikap percaya diri. Kami punya keunggulan empat poin dan kami harus menjaga jarak ini. Saya berharap kami bisa menutup kompetisi sebagai juara,” tutur striker 28 tahun tersebut.

Halaman:


Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau