Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

AC Milan Kunjungi Markas PBB, Pato Inspirasi Diplomat Muda

Kompas.com, 28 Maret 2026, 18:21 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - AC Milan dan sang pemain legenda Alexandre Pato mengunjungi Kantor PBB di New York untuk memberikan inspirasi bagi generasi muda. 

Delegasi kubu beralias Rossoneri terlibat alam forum internasional yang melibatkan ribuan pelajar dari berbagai negara.

AC Milan turut berkontribusi dalam pembentukan calon diplomat masa depan.

Lebih dari 4.000 pelajar dari lebih 140 negara berkumpul dalam ajang tahunan “Change the World - Model United Nations” yang digelar di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Associazione Diplomatici bersama Change the World Academy dengan tujuan memberikan pengalaman diplomasi kepada generasi muda.

Baca juga: Berburu Striker Baru, AC Milan Saingi Klub Liga Inggris Gaet Santiago Castro

Alexandre Pato yang pernah membawa AC Milan meraih scudetto pada 2010-2011, tampil sebagai pembicara utama dalam acara tersebut.

Pato Pembicara Utama

Kehadiran Pato melanjutkan tradisi keterlibatan Rossoneri. Sebelumnya, Presiden Milan Paolo Scaroni, juga menghadiri forum tersebut pada edisi 2023.

“Merupakan sebuah kehormatan besar bisa mewakili AC Milan dan Fondazione Milan dalam forum yang begitu bergengsi,” ujar Pato dilansir dari keterangan tertulis yang diterima KOMPAS.com dari AC Milan.

“Sepanjang karier saya, saya meraih banyak pencapaian penting, tetapi saya juga mengalami masa-masa sulit, di mana dukungan dari klub dan ruang ganti yang terasa seperti keluarga kedua menjadi sangat penting,” ucapnya.

Alexandre Pato (kedua dari kiri) hadir sebagai perwakilan AC Milan dalam kunjungan ke Kantor PBB di New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2026. Dok. AC Milan Alexandre Pato (kedua dari kiri) hadir sebagai perwakilan AC Milan dalam kunjungan ke Kantor PBB di New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2026.

“Itulah sebabnya saya sangat percaya pada komitmen Fondazione Milan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan positif, di mana anak-anak muda, bahkan yang berasal dari latar belakang sulit, dapat mengejar impian mereka,” tutur pria asal Pato Branco, Brasil tersebut.

Misi Sosial AC Milan

Pesan yang disampaikan Pato menjadi bagian penting dari misi sosial yang dijalankan oleh klub melalui program Sport for Change.

Program tersebut bertujuan membuka peluang bagi generasi muda untuk menemukan potensi mereka serta mengatasi hambatan sosial yang dihadapi.

Baca juga: Allegri Disarankan Pakai 4-3-3 di Milan, 1 Pemain Harus Kerja Ekstra

Kunjungan ke Amerika Serikat juga mencakup agenda langsung ke lapangan dengan menyambangi para partisipan muda dalam program Soccer Program di Success Academy Charter School di Harlem, New York.

Program yang disokong langsung Fondazione Milan sejak 2021 dan melibatkan 5.000 pelajar ini berfokus pada pengembangan akses terhadap sepak bola sebagai sarana edukasi, tanpa memandang latar belakang sosial maupun kondisi ekonomi mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau