KOMPAS.com - Bila perusahaan memperbaiki kebijakan dan fasilitas luar ruangannya sehingga para pekerja bisa lebih sering menikmati udara segar, kesehatan mental mereka pun bisa jadi lebih baik.
Hal tersebut merupakan hasil studi dari Cornell University di New York, Amerika Serikat, yang dipublikasikan Maret 2026 di Science Direct.
Baca juga:
"Kebijakan kantor yang mendukung staf untuk menikmati alam saat jam kerja bisa jadi cara murah dan adil untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus menghemat biaya dalam skala besar," kata salah satu penulis studi dan profesor di Cornell University, Gen Meredith, dilansir dari Phys.org, Selasa (24/3/2026).
Studi menunjukkan, akses ke ruang terbuka hijau di kantor termasuk mencegah stres kerja serta meningkatkan fokus karyawan.Penelitian ini mencatat, stres akibat pekerjaan bisa merusak kesehatan mental karyawan dan merugikan perusahaan akibat penurunan produktivitas dan biaya kesehatan.
Di sisi lain, banyak riset menunjukkan bahwa meluangkan waktu di alam memberikan efek pemulihan.
Dengan pemikiran tersebut, tim peneliti dari Cornell University mempelajari manfaat ruang terbuka hijau di tempat kerja modern, yang mana beban kerja yang tinggi, jadwal yang kaku, serta budaya kerja yang negatif sering kali memperparah tingkat stres karyawan.
Para peneliti melakukan pengamatan selama dan setelah pandemi Covid-19, saat aturan kerja mulai berubah.
Hasilnya menunjukkan, saat bekerja dari rumah (work from home atau WFH), karyawan lebih sering meluangkan waktu di ruang terbuka hijau untuk melepas stres dan menjaga kesehatan mental mereka.
"Menghabiskan waktu lima menit saja di luar ruangan yang asri dapat membantu menurunkan stres dan kecemasan, meningkatkan fokus, serta membuat perasaan jadi lebih baik," ujar Meredith.
Sayangnya, kebiasaan berinteraksi dengan alam ini hilang saat karyawan kembali bekerja di kantor.
Hal ini disebabkan oleh beberapa hambatan, seperti kurangnya waktu luang pada jam kerja, waktu perjalanan yang lama, dan kurangnya sinar matahari.
Selain itu, ada perasaan bahwa budaya kantor tidak mendukung karyawan yang meninggalkan meja kerja mereka.
Hambatan-hambatan ini juga berbeda-beda, tergantung pada jenis jabatan, status pekerjaan, dan latar belakang karyawan.
Baca juga:
Studi menunjukkan, akses ke ruang terbuka hijau di kantor termasuk mencegah stres kerja serta meningkatkan fokus karyawan.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya