Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Ramadhan, Pembersih Makam di TPU Semper Raup Rp 300.000 per Hari

Kompas.com, 15 Februari 2026, 21:17 WIB
Nurpini Aulia Rapika,
Abdul Haris Maulana

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com – Tradisi ziarah kubur menjelang Ramadhan 1447 Hijriah membawa berkah bagi Salim (40), pembersih makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Semper, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Salim mengaku bisa memperoleh upah hingga ratusan ribu rupiah dari jasa membersihkan makam pada momen ziarah menjelang bulan puasa.

"Ya kadang dapat Rp 300.000, kadang Rp 200.000, kadang juga enggak dapat," ujar Salim saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu (15/2/2026).

Baca juga: RS Sumber Waras Akan Disiapkan Jadi RS Internasional Khusus Kanker dan Jantung

Ia menjelaskan, pekerjaan membersihkan makam biasanya dilakukan setelah mendapat panggilan dari peziarah atau ahli waris yang hendak berziarah.

"Biasanya disuruh ahli waris dulu. Kalau ada yang balak atau kotor saya bersihkan. Gunting-guntingin rumput gitu," kata Salim.

Salim menuturkan, profesi sebagai petugas kebersihan makam telah ia tekuni selama puluhan tahun dan menjadi pekerjaan sehari-harinya.

Menjelang Ramadhan tahun ini, ia bahkan sudah berada di TPU Semper sejak pukul 06.00 WIB untuk menunggu panggilan dari peziarah.

Menurut dia, peziarah mulai berdatangan ke TPU Semper sejak Jumat (13/2/2026), dua hari sebelum puncak kunjungan pada akhir pekan.

Meski sebagian makam terendam banjir, Salim mengaku tetap bersemangat menjalankan pekerjaannya membantu keluarga yang ingin membersihkan pusara kerabatnya.

Baca juga: Makam di TPU Semper Terendam Banjir, Peziarah Minta Pemerintah Lakukan Pengurukan

"Di sini kan saluran airnya enggak ada, jadi kena banjir. Tapi harus tetap semangat kerjanya," kata Salim.

Sebelumnya diberitakan, TPU Semper dipadati peziarah pada Minggu (15/2/2026) menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Deretan kendaraan terparkir di bahu jalan sepanjang area pemakaman menjadi penanda tingginya tingkat kunjungan.

Tradisi ziarah kubur menjelang Ramadhan tetap dijalankan masyarakat, meski kondisi makam di sejumlah blok tergenang air.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, di beberapa blok terlihat makam terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter hingga 40 sentimeter.

Pada sejumlah titik, genangan bahkan menutup sebagian besar area makam hingga hanya menyisakan batu nisan yang tampak di permukaan.

Meski demikian, para peziarah tetap datang membawa buku yasin, bunga tabur, serta perlengkapan kebersihan untuk mendoakan keluarga yang telah berpulang.

Di tengah genangan dan lumpur, suasana TPU Semper tetap ramai oleh lantunan doa dan aktivitas bersih-bersih makam menjelang bulan suci Ramadhan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Pelayanan Publik di Tangsel Dipastikan Tetap Normal meski ASN WFH Tiap Jumat
Pelayanan Publik di Tangsel Dipastikan Tetap Normal meski ASN WFH Tiap Jumat
Megapolitan
Selokan dan Kali di Ancol Berbau Mirip Kotoran Manusia, DLH Ungkap Sumbernya
Selokan dan Kali di Ancol Berbau Mirip Kotoran Manusia, DLH Ungkap Sumbernya
Megapolitan
Selokan dan Kali di Ancol Jakut Berbau Mirip Kotoran, Airnya Hitam Pekat
Selokan dan Kali di Ancol Jakut Berbau Mirip Kotoran, Airnya Hitam Pekat
Megapolitan
Direlokasi dari Lahan Makam Jakbar, Kori Kaget Lihat Rusun: Kenapa Enggak Digusur dari Dulu?
Direlokasi dari Lahan Makam Jakbar, Kori Kaget Lihat Rusun: Kenapa Enggak Digusur dari Dulu?
Megapolitan
Tak Ada Jalan, Keluarga Bingung Turunkan Ayah yang Sakit dari Lantai 3
Tak Ada Jalan, Keluarga Bingung Turunkan Ayah yang Sakit dari Lantai 3
Megapolitan
Ikuti Pusat, Pemkot Tangsel Terapkan WFH ASN Tiap Jumat Mulai Pekan Depan
Ikuti Pusat, Pemkot Tangsel Terapkan WFH ASN Tiap Jumat Mulai Pekan Depan
Megapolitan
Meski ASN WFH Setiap Rabu, Pelayanan Publik di Bekasi Dipastikan Tetap Normal
Meski ASN WFH Setiap Rabu, Pelayanan Publik di Bekasi Dipastikan Tetap Normal
Megapolitan
Pramono Pastikan Tetap Ngantor meski Ada WFH, Samakan Diri dengan Wartawan
Pramono Pastikan Tetap Ngantor meski Ada WFH, Samakan Diri dengan Wartawan
Megapolitan
Di Balik Luka Andrie Yunus yang Memaafkan Sambil Menunggu Keadilan
Di Balik Luka Andrie Yunus yang Memaafkan Sambil Menunggu Keadilan
Megapolitan
Pengangkutan Sampah Pasar Induk Kramat Jati Segera Diambil Alih Swasta
Pengangkutan Sampah Pasar Induk Kramat Jati Segera Diambil Alih Swasta
Megapolitan
Trotoar di Pondok Indah Kembali Pakai Konblok Lagi Setelah Sempat Gunakan Hebel
Trotoar di Pondok Indah Kembali Pakai Konblok Lagi Setelah Sempat Gunakan Hebel
Megapolitan
Cerita Kori, Warga Terdampak Penggusuran TPU Pegadungan yang Kini Hidup Nyaman di Rusun
Cerita Kori, Warga Terdampak Penggusuran TPU Pegadungan yang Kini Hidup Nyaman di Rusun
Megapolitan
Bengkel dan Toko Helm di Tangsel Terbakar, Pemadaman Sempat Terhambat
Bengkel dan Toko Helm di Tangsel Terbakar, Pemadaman Sempat Terhambat
Megapolitan
Dapat Ancaman, Aktivis dan Tim Hukum Andrie Yunus Minta Perlindungan ke Komnas HAM-LPSK
Dapat Ancaman, Aktivis dan Tim Hukum Andrie Yunus Minta Perlindungan ke Komnas HAM-LPSK
Megapolitan
Jalan Marunda–Rorotan Dikotori Tanah Merah, Operasional Truk Kini Dibatasi
Jalan Marunda–Rorotan Dikotori Tanah Merah, Operasional Truk Kini Dibatasi
Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Jelang Ramadhan, Pembersih Makam di TPU Semper Raup Rp 300.000 per Hari
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat