Penulis
Alasan perubahan karier mencerminkan kombinasi faktor finansial dan keseimbangan hidup. Sebanyak 26 persen Gen Z dan 29 persen milenial menyebut kompensasi yang lebih baik sebagai alasan utama berpindah jalur karier.
Sementara itu, 28 persen Gen Z dan 26 persen milenial menginginkan work-life balance yang lebih baik.
Baca juga: Bukan Soal Gaji Besar: Strategi Kaya ala Robert Kiyosaki untuk Gen Z
Namun, survei tersebut juga menunjukkan fenomena yang disebut sebagai phantom wealth. Meski data makro di sejumlah negara menunjukkan akumulasi kekayaan meningkat, banyak responden tetap merasa tidak kaya.
Bahkan di antara mereka yang merasa aman secara finansial, hampir sepertiga masih menempatkan biaya hidup sebagai kekhawatiran utama.
Hal ini menunjukkan jarak antara indikator kekayaan berbasis aset dan persepsi keseharian terhadap tekanan biaya hidup.
Tekanan finansial berdampak langsung terhadap kesehatan mental. Hanya 52 persen Gen Z dan 58 persen milenial yang menilai kesejahteraan mental mereka baik atau sangat baik.
Baca juga: Gen Z Sulit Gapai Financial Freedom, Penyebabnya Ternyata Gaji
Sebanyak 40 persen Gen Z dan 34 persen milenial mengaku merasa stres atau cemas sepanjang atau hampir sepanjang waktu.
Selain masa depan finansial dan kondisi keuangan harian, pekerjaan juga menjadi sumber stres signifikan bagi 35 persen Gen Z dan 33 persen milenial.
Hubungan antara kesejahteraan mental dan kebahagiaan juga konsisten. Di antara mereka yang menilai kesejahteraan mentalnya baik, 62 persen Gen Z dan 67 persen milenial mengaku bahagia.
Pada kelompok dengan kesejahteraan mental buruk, angkanya turun menjadi 19 persen dan 20 persen.
Baca juga: Gen Z dan Milenial Enggan Jadi Bos: Ancaman Krisis Kepemimpinan?
Data Deloitte menunjukkan, kekhawatiran finansial bukan sekadar isu ekonomi, melainkan faktor yang memengaruhi kebahagiaan, makna kerja, hingga kesehatan mental generasi pekerja muda.
Dalam situasi di mana lebih dari separuh hidup dari gaji ke gaji dan sepertiga mencari penghasilan tambahan melalui side hustle, stabilitas finansial menjadi fondasi yang menentukan bagaimana mereka memandang pekerjaan, masa depan, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang