Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudik Jauh dengan Mobil Tua, Apa Saja yang Harus Dicek?

Kompas.com, 10 Maret 2026, 13:12 WIB
Erwin Setiawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS com - Melakukan perjalanan mudik jarak jauh menggunakan mobil tua masih memungkinkan, asalkan kondisi kendaraan benar-benar dipastikan dalam keadaan prima. 

Mobil yang usianya sudah cukup lama biasanya memiliki risiko keausan komponen lebih tinggi, sehingga pemeriksaan sebelum berangkat menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah masalah di tengah perjalanan.

Hari, pemilik bengkel mobil Juna Speed Klaten mengatakan sebelum perjalanan mudik jauh mobil tua perlu diperiksa pada bagian yang rentan sudah mulai rusak.

Baca juga: Sebelum Mudik Pastikan Tekanan Ban Mobil Sudah Ideal


“Pastikan mesin tidak mengalami kebocoran oli agar terhindar dari kehabisan oli di tengah perjalanan, pastikan juga mesin tidak mengeluarkan suara abnormal yang berpotensi ada keausan komponen,” ucap Hari kepada KOMPAS.com, Senin (9/3/2026).

Oli mesin harus diganti jika sudah mendekati jadwal penggantian, karena oli yang sudah kotor dapat menurunkan kemampuan pelumasan dan meningkatkan suhu mesin saat perjalanan jauh.

“Periksa sistem pendingin mesin secara menyeluruh, seperti kondisi radiator, selang radiator, dan cairan coolant. Pastikan tidak ada kebocoran serta volume cairan pendingin masih dalam batas cukup,” ucap Hari.

Baca juga: Rest Area Diminta Jaga Harga Wajar Saat Arus Mudik Lebaran

Ilustrasi mudik pakai mobil tuaAI Ilustrasi mudik pakai mobil tua

Sistem pendingin yang bermasalah bisa membuat mesin lebih mudah mengalami overheat saat perjalanan jauh.

Bagian berikutnya yang tidak kalah penting adalah sistem pengereman. Periksa ketebalan kampas rem, kondisi cakram atau tromol, serta volume minyak rem. 

“Rem yang sudah aus atau minyak rem kurang dapat mengurangi performa pengereman dan meningkatkan risiko kecelakaan,” ucap Hari.

Baca juga: Cegah Mobil Overheating Saat Mudik, Jangan Lupa Ganti Coolant

Ilustrasi ban mobil sudah ausclublexus.com Ilustrasi ban mobil sudah aus

Selanjutnya, pastikan ban tidak botak, tidak retak, dan memiliki tekanan udara sesuai dengan bobot muatan. Selain itu, periksa juga kondisi ban cadangan untuk mengantisipasi jika terjadi kebocoran di perjalanan.

Komponen kaki-kaki mobil seperti shock absorber, bushing, dan ball joint juga sebaiknya diperiksa. Mobil tua sering mengalami keausan pada bagian kaki-kaki, yang bisa menyebabkan kendaraan terasa tidak stabil saat melaju di kecepatan tinggi atau saat melewati jalan bergelombang.

Sistem kelistrikan mobil juga penting untuk diperhatikan. Pastikan aki masih dalam kondisi baik dan mampu menyuplai listrik secara stabil. Periksa juga lampu-lampu kendaraan, termasuk lampu utama, lampu rem, dan lampu sein agar tetap berfungsi dengan baik selama perjalanan.

Baca juga: Jangan Abaikan Spooring dan Balancing Sebelum Mudik

Ilustrasi drive belt pada mesin mobil Prismic.io Ilustrasi drive belt pada mesin mobil

“Periksa kondisi sabuk penggerak seperti fan belt atau drive belt. Komponen ini berperan penting dalam menggerakkan beberapa perangkat mesin seperti alternator dan pompa air. Jika kondisinya sudah retak atau aus, sebaiknya segera diganti sebelum berangkat,” ucap Hari.

Jangan lupa mengecek sistem bahan bakar, termasuk filter bahan bakar dan selang-selangnya. Filter yang kotor dapat menghambat aliran bahan bakar ke mesin sehingga performa mobil menjadi tidak optimal.

“Termasuk busi, filter BBM, filter udara bila kotor bisa dibersihkan atau diganti bila perlu,” ucap Hari.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Kenali Tanda Busi Mobil Sudah Harus Diganti

Kondisi Arus Lalulintas di Jalur Pantura Pamanukan ( Foto : KOMPAS.com / Ahya Nurdin)Ahya Nurdin Kondisi Arus Lalulintas di Jalur Pantura Pamanukan ( Foto : KOMPAS.com / Ahya Nurdin)

Terakhir, siapkan perlengkapan darurat seperti dongkrak, kunci roda, segitiga pengaman, serta alat dasar lainnya di bagasi. 

Dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan membawa perlengkapan yang diperlukan, perjalanan mudik menggunakan mobil tua tetap bisa dilakukan dengan lebih aman dan nyaman

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau