Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Masuk Tol Trans Sumatera Masih Tinggi

Kompas.com, 24 Maret 2026, 16:01 WIB
Ruly Kurniawan,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus kendaraan menuju Pulau Sumatera melalui Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus meningkat pada periode arus balik Lebaran 2026, seiring masih tingginya mobilitas masyarakat.

PT Hutama Karya melaporkan, sebanyak 257.546 kendaraan masuk ke Sumatera melalui JTTS pada 23 Maret 2026. Angka tersebut melonjak 184,20 persen dibandingkan kondisi normal.

Plt EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan peningkatan trafik masih terjadi di sejumlah ruas utama, khususnya jalur penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.

Baca juga: Keselamatan Jalan Jangan Hanya Jadi Perhatian Saat Musim Mudik

Foto udara sejumlah kendaraan antre untuk melintas di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2026). Pemerintah resmi menyiapkan diskon tarif tol sebesar 30 persen sebagai salah satu program stimulus ekonomi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah khususnya di sebanyak 29 ruas jalan tol utama yakni Trans Jawa dan Trans Sumatera, potongan tarif tersebut berlaku pada 15-16 Maret 2026 serta 26-27 Maret 2026 bagi semua golongan kendaraan perjalanan jarak jauh dengan sistem pembayaran tol non-tunai. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/ nzMakna Zaezar Foto udara sejumlah kendaraan antre untuk melintas di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2026). Pemerintah resmi menyiapkan diskon tarif tol sebesar 30 persen sebagai salah satu program stimulus ekonomi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah khususnya di sebanyak 29 ruas jalan tol utama yakni Trans Jawa dan Trans Sumatera, potongan tarif tersebut berlaku pada 15-16 Maret 2026 serta 26-27 Maret 2026 bagi semua golongan kendaraan perjalanan jarak jauh dengan sistem pembayaran tol non-tunai. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/ nz

“Total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 257.546 kendaraan,” ujar Hamdani dalam keterangan resmi, Senin (23/3/2026).

Ia menjelaskan, tingginya volume kendaraan dipengaruhi pergerakan masyarakat yang masih berlangsung selama libur Lebaran, baik untuk perjalanan kembali maupun menuju destinasi wisata.

Sejumlah ruas tol mencatat lonjakan paling signifikan. Tol Padang–Sicincin menjadi yang tertinggi secara persentase dengan 10.514 kendaraan atau naik 459,85 persen.

Kemudian diikuti Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) sebanyak 17.206 kendaraan, meningkat 455,03 persen dibandingkan trafik normal.

Kenaikan juga terlihat di Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar yang mencatat 19.430 kendaraan (naik 308,45 persen), serta Tol Bengkulu–Taba Penanjung sebanyak 5.893 kendaraan atau meningkat 283,41 persen.

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026, One Way Lokal Berlaku Km 425-414 Kalikangkung

Sementara itu, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat dilintasi 57.792 kendaraan atau naik 258,07 persen, dan Tol Indrapura–Kisaran mencatat 28.279 kendaraan (meningkat 218,74 persen).

Pada ruas yang masih beroperasi secara fungsional, pergerakan kendaraan juga terpantau cukup tinggi. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) dilintasi 6.071 kendaraan, sedangkan Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai mencatat 6.453 kendaraan.

Hutama Karya memastikan pemantauan trafik dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama periode arus balik Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau