Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Honda Kaji Dampak Konflik Timur Tengah ke Pasar Indonesia

Kompas.com, 30 Maret 2026, 16:41 WIB
Aprida Mega Nanda,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah berpotensi memberi dampak terhadap industri otomotif global, termasuk di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) menyatakan masih melakukan evaluasi terkait kemungkinan dampak yang ditimbulkan, khususnya terhadap produksi dan strategi model di pasar domestik.

President Director PT HPM Masanao Kataoka mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan gambaran pasti karena masih mempelajari situasi yang terjadi.

Baca juga: Apakah BBM Bisa Kedaluwarsa? Ini Penjelasan Ahli

“Kami masih mempertimbangkan hasilnya dari konflik Timur Tengah, sehingga kami masih melihat dampaknya terhadap produksi dan model,” ujar Kataoka, saat ditemui di Jakarta Utara, Senin (30/3/2026).

Salah satu dampak dari konflik Timur Tengah adalah meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM). Hal ini tentu bisa menjadi peluang meningkatnya penjualan kendaraan listrik.

Terkait hal ini, Kataoka mengakui belum sepenuhnya memahami kondisi pasar Indonesia saat ini, mengingat dirinya baru tiba dan mulai menjabat.

“Saya tidak tahu keadaan sebenarnya di pasar Indonesia karena saya baru tiba kemarin. Jadi kami akan memeriksa keadaan sebenarnya,” kata dia.

Honda Ganti Nahkoda, Masanao Kataoka Resmi Pimpin HPMkompas.com/nanda Honda Ganti Nahkoda, Masanao Kataoka Resmi Pimpin HPM

Sebagai informasi, Kataoka baru saja ditunjuk sebagai President Director PT HPM menggantikan Shugo Watanabe yang sebelumnya menjabat posisi tersebut dalam dua tahun terakhir.

Menurut Kataoka, Honda akan segera menyusun strategi setelah mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait kondisi pasar dan potensi dampak konflik tersebut.

Baca juga: Ragam Kendaraan Niaga buat UMKM Bakal Hadir di GIICOMVEC 2026

“Kami akan memiliki strategi dan secepat mungkin kami akan membuat, dan pada saat itu kami akan berbagi strategi,” ucapnya.

Sebagai informasi, konflik di Timur Tengah kerap berdampak pada rantai pasok global, termasuk distribusi komponen dan fluktuasi harga energi, yang berpengaruh pada industri otomotif.

Meski demikian, Honda menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi guna memastikan langkah yang diambil tetap sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau