YouTube sendiri mengatakan sedang meninjau regulasi ini, untuk memastikan kebijakan baru tetap sejalan dengan tujuan mereka dalam memberdayakan orang tua, serta menjaga akses pembelajaran bagi masyarakat.
Menurut perwakilan YouTube, platform berbagi dan streaming video milik Google itu menekanan telah mengembangkan berbagai sistem perlindungan anak selama lebih dari satu dekade.
Di platform YouTube sendiri, pengguna berusia 13 tahun ke atas sudah dapat memiliki dan mengelola akun sendiri serta mengakses fitur utama platform.
"YouTube tetap berkomitmen untuk melindungi generasi muda di dunia digital, bukan menjauhkan mereka darinya,” lanjut pernyataan YouTube.
TikTok juga memberikan tanggapan serupa. Platform video pendek milik ByteDance tersebut mengatakan saat ini sedang berkoordinasi dengan pemerintah untuk memahami lebih lanjut aturan yang diterbitkan Komdigi.
Secara global, TikTok juga menetapkan batas usia minimal 13 tahun untuk membuat akun.
Untuk pengguna di bawah 18 tahun, platform ini menerapkan berbagai pembatasan tambahan, seperti pembatasan pesan langsung, larangan siaran langsung, serta penonaktifan notifikasi pada malam hari.
TikTok menekankan bahwa platformnya telah memiliki berbagai fitur keamanan khusus untuk pengguna remaja.
"(Setidaknya) ada 50 fitur keamanan, privasi, dan keselamatan yang telah diaktifkan secara otomatis untuk membantu remaja mengekspresikan kreativitas mereka secara aman, terhubung dengan teman, serta belajar di platform," kata TikTok kepada KompasTekno.
TikTok juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam menjaga keamanan pengguna muda.
Bigo telah memberikan pernyataan kepada KompasTekno melalui e-mail yang dikirim Selasa (11/3/2026).
Kantor Bigo Live di IndonesiaSama seperti Meta, Bigo juga mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di Indonesia.
"Selain itu, kami secara rutin dan proaktif berkoordinasi dengan otoritas lokal terkait, termasuk berbagi data serta informasi terbaru terkait pengembangan fitur dan upaya moderasi guna memastikan transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab," kata juru bicara Bigo Live.
Bigo juga mengatakan bahwa mereka memiliki kebijakan yang ketat terkait usia pengguna di bawah umur.
"Platform ini diperuntukkan bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas, dan kami terus meninjau serta memperkuat sistem perlindungan kami agar sejalan dengan regulasi yang berlaku maupun regulasi baru," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang