Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Bandara Terbaik di Dunia untuk Bersantap, Ada dari Indonesia?

Kompas.com, 30 Maret 2026, 16:04 WIB
Krisda Tiofani,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Lembaga pemeringkat dan konsultan riset transportasi udara internasional Skytrax, merilis daftar 10 bandara terbaik di dunia untuk bersantap 2026.

Daftar World's Best Airport Dining ini mencakup pilihan jenis serta kualitas gerai makanan dan minuman di bandara. Termasuk kafe, bar, restoran, gerai minuman, dan makanan cepat saji.

Tahun ini, bandara-bandara di Asia mendominasi daftar 10 bandara terbaik di dunia untuk bersantap 2026 versi Skytrax.

Terdapat lima bandara di Asia Tenggara yang masuk daftar World's Best Airport Dining 2026, tiga di antaranya bandara di Jepang.

Baca juga: Bandara di Asia Tenggara Masuk Daftar Terbaik Dunia, Ada dari Indonesia

Bandara-bandara tersebut dinobatkan sebagai tempat bersantap terbaik karena ketersediaan gerai makanan, pilihan kuliner lokal dan internasional, serta area restoran yang didesain autentik.

10 bandara terbaik di dunia untuk bersantap

Mana saja bandara terbaik di dunia untuk bersantap 2026 menurut Syktrax? Simak daftar selengkapnya beserta penjelasan berikut ini, seperti dikutip VN Express berikut ini.

1. Bandar Internasional Changi Singapura

RM Sejahtera Sentosarm.sejahterasentosa RM Sejahtera Sentosa

Selain mempertahankan gelar juara bandara terbaik di dunia, Bandara Changi juga menempati peringkat pertama dalam kategori kuliner karena pilihan yang beragam.

Penumpang dapat menikmati hidangan khas Singapura yang ikonik bersamaan dengan masakan internasional premium.

Pilihan tempat makan tersebar di semua terminal, beberapa gerai kuliner internasional juga beroperasi 24 jam.

Para pelancong dapat menikmati hidangan khas seperti nasi ayam Hainan, laksa, kepiting cabai, dan iga rebus, sebelum berangkat.

Baca juga: Changi Jadi Bandara Terbaik di Asia 2026, Ada Bandara di Indonesia?

2. Bandara Internasional Incheon Korea Selatan

Bandara Incheon terkenal dengan sajian kulinernya, memadukan cita rasa tradisional Korea dengan masakan internasional.

Penumpang dapat dengan mudah menikmati bibimbap, sup kimchi, daging panggang, dan mi dingin, tidak lupa jajanan populer seperti kimbap, tteokbokki, dan camilan goreng ala Korea.

Bandara ini juga menonjolkan budaya kopi khas Korea melalui kafe-kafe modern yang menyajikan espreso, cappuccino, dan kue-kue yang baru dipanggang.

Baca juga: Jeju Air Buka Penerbangan Rute Incheon-Batam PP mulai 18 Oktober 2024

3. Bandara Internasional Haneda Jepang

Ilustrasi ramen. Berbeda dengan udon atau soba, ramen punya tekstur yang lentur, berpostur gemuk, dan berwarna kuning.SHUTTERSTOCK Ilustrasi ramen. Berbeda dengan udon atau soba, ramen punya tekstur yang lentur, berpostur gemuk, dan berwarna kuning.

Halaman:


Terkini Lainnya
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Rekor Baru Kereta Cepat, Penumpang Whoosh Tembus 311.000 Saat Lebaran
Rekor Baru Kereta Cepat, Penumpang Whoosh Tembus 311.000 Saat Lebaran
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau