Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Murid SD KAI Jakarta Semringah Dapat Buku Baru dari Jagat Literasi Kompas.com

Kompas.com, 18 Desember 2025, 08:50 WIB
Melvina Tionardus,
Mahar Prastiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Membaca buku sudah menjadi rutinitas sehari-hari para murid di Sekolah Dasar Kreativitas Anak Indonesia atau SD KAI yang berlokasi di Jagarkarsa, Jakarta Selatan.

SD KAI memang membiasakan siswa-siswi untuk membaca buku. Salah satunya lewat Kelas Perpustakaan.

"Itu bagian dari cara kami untuk memantik mereka supaya menyukai buku di era digitalisasi ini, harapannya buku masih menjadi teman mereka yang paling mereka cari, mereka butuhkan, dan informasi banyak juga dari buku," tutur Kepala Sekolah SD KAI Jakarta Siti Alfi, saat ditemui Kompas.com, Senin (15/12/2025) lalu.

Buku-buku tersusun di rak dalam perpustakaan SD KAI dengan lantai berlapis karpet yang cukup untuk anak-anak duduk lesehan ketika membaca buku.

Baca juga: 3 Buku Gratis tentang Hutan Gambut, Referensi Pendidikan Lingkungan untuk Anak

Bebas pinjam 2-5 buku

Pustakawan Devira menuturkan Kelas Perpustakaan terjadwal setiap hari Selasa hingga Jumat.

"Tiap rombel ada waktunya masing-masing, 30 menit sampai satu jam. Semua kelas kebagian. Kegiatannya macam-macam. Pertama pengenalan perpustakaan. Pertemuan kedua ada kegiatan membuat pembatas buku. Ketiga, membuat cerita," ujar Devira.

Anak-anak juga dibebaskan meminjam dua sampai lima buku dengan aturan pengembalian tiga hari kemudian, namun jika belum selesai dibaca bisa memperpanjang masa peminjaman.

Sebagai salah satu sekolah sasaran dalam kegiatan Jagat Literasi Kompas.com, SD KAI berhak menerima donasi buku bacaan baru.

Senin (15/12/2025), tim Jagat Literasi Kompas.com melakukan penyerahan 165 buku yang beragam jenis, mulai dari buku cerita bergambar, novel, dan lain sebagainya.

Kepala Sekolah SD KAI, Siti Alfi mengatakan para murid sudah menantikan buku-buku ini.

"Harapannya mereka jadi lebih semangat membaca, semangat menulis, literasinya semakin berkembang," ucap Siti Alfi.

Baca juga: Jawaban Fadli Zon soal Potensi Buku Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Jadi Bahan Ajar di Sekolah

Antusias para murid

Saat paket buku dibuka, murid-murid yang sedang berkumpul di perpustakaan antusias melihat buku-buku baru tersebut.

Zareen dari kelas 4 mengaku hampir setiap hari datang ke perpustakaan. Ia masih ingat buku yang dibaca saat pertama kali datang ke perpustakaan ialah tentang luar angkasa. Namun komik menjadi bacaan kesukaannya.

Sementara Lula kelas 2 mengatakan biasanya membaca buku dongeng atau komik. Karena belum pernah membaca buku tentang isi bumi dan hewan-hewan yang ada, mereka membayangkan akan seru membacanya.

"Enggak pernah sih tapi kayaknya seru sih," ucap Zareen.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau