Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Simpan Jeruk Nipis dari Buah Utuh sampai Jusnya

Kompas.com, 31 Januari 2025, 22:14 WIB
Nuril Laili Azizah

Penulis

KOMPAS.com - Jeruk nipis salah satu bahan yang hampir sering digunakan untuk menghilangkan bau amis pada ayam atau seafood bisa juga dijadikan minuman segar.

Setelah membeli beberapa jeruk nipis kamu dapat menyimpannya dalam bentuk buah utuh atau air perasannya.

Simak tips simpan jeruk nipis dari buah utuh dan jus perasan berikut, dikutip dari laman Allrecipes dan Masterclass.

Baca juga: 3 Cara Simpan Jeruk Bali, Awet Berminggu-minggu

1. Perasan jeruk nipis beku

Perasan jeruk nipis dapat dimasukkan ke dalam cetakan es batu. Saat dibekukan, pindahkan balok perasan jeruk nipis ke dalam kantong zipper.

Gunakan air jeruk nipis segar untuk resep apa pun yang dibutuhkan, seperti minuman jeruk nipis atau bumbu perendam. Jus jeruk nipis beku akan bertahan selama tiga hingga empat bulan.

Baca juga: Cara Simpan Kue Bulan, Bisa sampai 3 Bulan

2. Bekukan irisan jeruk nipis

Iris jeruk nipis menjadi potongan-potongan kecil dan buang bijinya. Sebarkan irisan di atas loyang dan bekukan sampai padat.

Selanjutnya, pindahkan irisan jeruk nipis ke kantong zipper dan tutup. Jeruk nipis beku akan bertahan selama tiga hingga empat bulan. Gunakan jeruk nipis beku dalam memasak dan memanggang.

Baca juga: Cara Simpan Kue Keranjang, Tips dari Penjual

3. Bekukan buah utuh

Bekukan jeruk nipis dengan memasukkan jeruk nipis ke dalam kantong zipper, lalu cairkan sampai lunak kembali.

Bulirnya akan lembek, tetapi jusnya akan tetap beraroma dan kuat. Jeruk nipis beku akan bertahan selama tiga hingga empat bulan.

Baca juga: 5 Kesalahan dalam Simpan Keju, Jangan Taruh Lama di Kulkas

4. Perasan jeruk nipis

Perasan jeruk nipis dapat disimpan dalam wadah kedap udara atau stoples kaca tertutup dan masukkan di lemari es.

Jus jeruk nipis bisa bertahan lebih dari empat hari, meskipun perlahan-lahan akan kehilangan rasanya.

5. Dinginkan irisan jeruk nipis

Dinginkan bagian jeruk nipis dan irisan jeruk nipis di lemari es selama lima hingga tujuh hari dalam wadah kedap udara atau kantong zipper.

Pastikan untuk membungkus irisan jeruk nipis dengan bungkus plastik agar tidak mengering.

Baca juga: Simpan Cokelat di Freezer, Apakah Aman?

6. Dinginkan buah jeruk nipis utuh

Jeruk nipis utuh dapat bertahan selama sebulan di lemari es bila disimpan dalam wadah kedap udara atau kantong plastik tertutup di laci kulkas.

7. Simpan dalam suhu ruangan

Jeruk nipis utuh dapat bertahan hingga seminggu bila disimpan pada suhu ruang di atas meja. Jauhkan dari buah yang menghasilkan gas etilen seperti apel dan pisang.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)


KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau