Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tips Cepat Memisahkan Kuning dan Putih Telur dengan Mudah

Kompas.com, 30 Maret 2026, 16:31 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com - Memisahkan kuning dan putih telur sering kali menjadi tantangan tersendiri saat memasak.

Beberapa resep hanya membutuhkan putih telur untuk menghasilkan tekstur yang ringan, sementara resep lainnya membutuhkan kuning telur untuk memberikan rasa gurih dan lembut.

Baca juga: Promo JSM Indomaret Hari Ini 28 Maret 2026, Telur Ayam Negeri Diskon Rp 5.000

Jika biasanya Anda memisahkan telur dengan cara tradisional memakai cangkang, kini ada beberapa metode yang jauh lebih mudah, cepat, dan minim risiko.

3 cara pisahkan kuning dan putih telur

Berikut tiga cara praktis yang bisa Anda coba di rumah.

1. Menggunakan botol plastik

Metode ini disebut metode hisap karena menggunakan tekanan udara dari botol plastik untuk mengangkat kuning telur.

Cara melakukannya:

  • Pecahkan seluruh telur ke dalam satu mangkuk.
  • Ambil botol plastik bersih dan tekan bagian tengahnya.
  • Tempelkan mulut botol tepat di atas kuning telur.
  • Lepaskan tekanan botol perlahan hingga kuning telur tersedot masuk.
  • Angkat botol, lalu tekan lembut untuk memindahkan kuning telur ke mangkuk lain.
  • Jika ikut tersedot sedikit putih telur, putar botol perlahan untuk mengembalikannya ke mangkuk.

Sekarang juga tersedia alat pemisah kuning telur berbahan silikon yang bekerja dengan prinsip serupa. Lebih mudah, kuat, dan harganya terjangkau.

2. Menggunakan tangan

Meski tampak rumit, cara manual memakai tangan justru merupakan metode tercepat dan paling minim risiko jika dilakukan dengan benar.

Baca juga: Cara Bikin Telur Ceplok Kuning di Tengah Ala Restoran, Ternyata Mudah Tanpa Cetakan

Langkah-langkahnya:

  • Pecahkan telur di dalam mangkuk.
  • Cuci tangan hingga bersih, kemudian ambil kuning telur satu per satu.
  • Renggangkan jari agar putih telur dapat mengalir turun ke mangkuk.
  • Pindahkan kuning telur bolak-balik di antara kedua tangan untuk memastikan putih telur lepas sepenuhnya.
  • Lakukan hingga semua kuning telur terpisah dari putihnya.

Metode ini sangat efektif terutama jika kamu hanya butuh memisahkan satu atau dua telur.

3. Memakai sendok berlubang atau spatula

Meski disebut “memanfaatkan saringan”, metode ini sebenarnya tidak menggunakan saringan biasa, tetapi peralatan dapur seperti sendok berlubang, spatula berlubang, atau sendok khusus pemisah telur.

Baca juga: Telur Rebus Rusak dan Berantakan Saat Dikupas, Ikuti Tips Simpel Ini

Caranya:

  • Pegang sendok berlubang di atas mangkuk.
  • Pecahkan telur langsung di atas sendok.
  • Biarkan putih telurnya turun melalui lubang.
  • Goyangkan sendok perlahan agar sisa putih telur terlepas.
  • Pindahkan kuning telur yang tertinggal ke mangkuk terpisah.

Metode ini sangat cocok jika kamu tidak ingin tangan belepotan atau tidak memiliki botol plastik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau