Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cara Membasmi Kutu Putih pada Tanaman, Semprotkan Sabun Cair

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika mengoleksi dan merawat tanaman, biasanya akan ada tantangan untuk membuatnya tumbuh dengan baik dan terhindar dari kerusakan, salah satunya serangan hama.

Adapun salah satu hama yang biasa menyerang tanaman adalah kutu putih. Hama yang satu ini sulit dihilangkan karena tubuhnya licin dan seperti berminyak.

Ketika kamu mencoba membasmi hama kutu putih menggunakan pestisida maupun insektisida yang disemprotkan, hal tersebut tidak efektif dan terkadang malah bisa membuat kutu putih semakin menjadi-jadi untuk menyerang, sehingga tanaman menjadi rusak dan mati.

Penyemprotan pestisida atau insektisida pada tanaman yang dihinggapi kutu putih juga bisa membuat telur kutu putih jadi semakin banyak.

Lantas bagaimana cara untuk membasmi hama kutu putih yang menyerang daun tanaman?

Mengutip informasi dari kanal Youtube Tanaman Rumah, hama kutih pada tanaman bisa dibasmi hanya menggunakan sabun cair seperti sabun pencuci piring maupun sabun sisa cucian pakaian.

Penggunaan sabun cair, baik itu dari sabun pencuci piring maupun sabun sisa cucian pakaian mampu meluluhkan tubuh kutu putih yang licin dan berminyak, hingga pada akhirnya membuat kutu putih mati.

Jika Anda tertarik untuk melakukannya, terdapat dua cara untuk membasmi hama kutu putih pada tanaman, yakni disemprot dan dicuci menggunakan cairan dari sabun cair tersebut.

Berikut cara membasmi kutu putih dengan menggunakan sabun cair.

1. Cara disemprot

Sediakan 2 liter air dan masukkan ke dalam botol semprot. Isi air yang ada di botol semprot dengan 3 atau lebih tetesan sabun cair, kocok hingga larut dan usahakan sampai berbusa.

Semprotkan air sabun di botol semprot secara merata pada bagian atas daun dan belakang daun, di mana hama kutu putih berada.

Setelah meyemprotkan air sabun cair ke tanaman yang dihinggapi kutu putih, tunggu dan diamkan sekitar 10-15 menit.

Setelah  10-15 menit, semprot kembali daun tanaman dengan air bersih untuk menetralisir kandungan sabun cair pada daun.

2. Cara dicuci

Jika keadaan hama kutu putih pada tanaman sudah begitu parah, sehingga memungkinkan telur kutu putih begitu banyak pada bagian daun, kamu bisa melakulan cara pembasmian dengan dicuci.

Dalam cara ini, kamu akan melakukan pencucian daun tanaman. Walaupun sedikit aneh, tapi cara ini cukup ampuh jika keadaan hama sudah terlalu parah.

Sediakan air secukupnya dan letakkan di wadah. Campur dengan sabun cair dan aduk hingga berbusa.

Masukkan spons ke dalam wadah berisi air sabun cair dan gosokkan spons ke daun tanaman yang dihinggapi kutu putih. Lakukan seperti mencuci piring, tapi dengan hati-hati dan perlahan.

Gosok seterusnya pada bagian daun yang sudah terlalu banyak hama kutu putihnya sampai menghilang. Kemudian, lakukan penyemprotan dengan air bersih sampai bersih.

Ketika Anda sudah melakukan dua cara pembasmian hama kutu putih yang dijelaskan di atas, lakukan penaburan garam Inggris atau garam epsom pada media tanam untuk menambah nutrisi makanan pada daun tanaman.

Garam Inggris diyakini dapat membuat daun tanaman jadi segar kembali karena memiliki kandungan sulfat dan magnesium yang baik untuk daun tanaman.

Bahkan garam Inggris juga bisa menghilangkan stres pada tanaman serta menekan penyakit pada media tanam.

Setelah selesai melakukan tahapan di atas, perhatikan keadaan tanaman setelah 1 hari pasca penyemprotan dengan sabun cair dan pemberian garam Inggris.

Setelah hama kutu putih dihilangkan, keadaan tanaman akan jadi lebih baik karena nutrisi makanan pada daun tanaman sudah terjaga kembali.

Pengaplikasian sabun cair ini bisa kamu lakukan ke berbagai tanaman, seperti tanaman cabai, terong dan tanaman lainnya yang di mana hama kutu putih berada.

https://www.kompas.com/homey/read/2021/03/08/174149676/cara-membasmi-kutu-putih-pada-tanaman-semprotkan-sabun-cair

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com