Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Calathea dan Maranta, Apakah Jenis Tanaman Hias yang Sama?

JAKARTA, KOMPAS.com - Apabila Anda pemula yang ingin mulai merawat tanaman hias, cobalah memilih calathea atau maranta. Keduanya adalah tanaman hias daun yang indah, dengan fitur daun seperti garis-garis, warna, tulang yang semarak, atau bahkan daun berlipit.

Meskipun kedua tanaman hias ini saling terkait erat dan bahkan terlihat mirip, yang sering membuat mereka bingung satu sama lain, tanaman berada dalam genera yang berbeda.

Berikut penjelasan mengenai perbedaan tanaman hias calathea dan maranta, seperti dikutip dari Gardening Know How, Jumat (10/9/2021). 

Apakah calathea dan maranta sama?

Ada banyak anggota keluarga Marantaceae. Baik maranta dan calathea masing-masing merupakan genus terpisah dalam keluarga ini, dan keduanya merupakan tumbuhan bawah tropis.

Ada beberapa kebingungan yang kerap terjadi antara tanaman hias calathea dan maranta. Mereka sering disatukan, dengan keduanya disebut 'tanaman doa', yang tidak benar.

Kedua tumbuhan tersebut termasuk dalam famili Marantaceae, namun hanya tumbuhan maranta yang merupakan tumbuhan sembahyang sejati. Di luar itu, ada banyak perbedaan calathea dan maranta lainnya juga.

Tanaman calathea versus maranta

Kedua genera ini berasal dari keluarga yang sama dan tumbuh liar di lokasi yang sama, tetapi isyarat visual memberikan perbedaan utama antara calathea dan maranta.

Spesies maranta adalah tanaman yang tumbuh rendah dengan tanda urat dan tulang rusuk yang berbeda di dedaunan, seperti tanaman doa berurat merah. Daun calathea juga dihiasi dengan cerah, hampir terlihat seperti pola yang dilukis di atasnya.

Marantas adalah tanaman doa sejati karena mereka melakukan nyctinasty, yakni respons terhadap malam hari di mana daunnya terlipat. Ini adalah perbedaan utama antara kedua tanaman, karena calathea tidak memiliki reaksi itu.

Nyctinasty hanyalah salah satu sifat utama yang berbeda. Bentuk daun adalah hal lain. Pada tanaman maranta, daunnya terutama berbentuk oval, sedangkan tanaman calathea memiliki berbagai bentuk daun, seperti bulat, oval, dan bahkan berbentuk tombak, tergantung pada spesiesnya.

Secara alami, maranta lebih toleran terhadap dingin daripada calathea, yang akan menderita ketika suhu turun di bawah 16 derajat celcius.

Cara merawat calathea dan maranta

Salah satu perbedaan calathea dan maranta lainnya adalah kebiasaan pertumbuhan. Sebagian besar tanaman maranta akan tampil luar biasa dalam pot gantung, sehingga batang yang menyebar dapat menjuntai dengan menarik.

Calathea lebih semak dalam bentuknya dan akan berdiri tegak dalam pot tanaman. Keduanya menyukai cahaya rendah dan kelembaban rata-rata.

Gunakan air yang diencerkan atau isi wadah penyiraman malam sebelumnya sehingga bisa mengeluarkan gas. Keduanya juga kadang-kadang menjadi mangsa hama serangga tertentu, yang akan menyerah pada tisu alkohol atau semprotan minyak hortikultura.

Kedua kelompok tanaman ini memiliki reputasi sebagai tanaman yang sedikit rewel, tetapi begitu mereka bahagia di sudut rumah, biarkan saja dan mereka akan memberi Anda banyak dedaunan yang cantik.

https://www.kompas.com/homey/read/2021/09/10/072300776/calathea-dan-maranta-apakah-jenis-tanaman-hias-yang-sama-

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com